Home » » MINIMNYA CCTV PASAR PAGI JADI LADANG JAMBRET

MINIMNYA CCTV PASAR PAGI JADI LADANG JAMBRET

Written By Media Rakyat on Thursday, 5 July 2018 | 10:43:00

TEGAL-(Media Rakyat). Keramaian diarea pasar pagi sepertinya masih menjadi lahan empuk bagi pelaku tindak kejahatan jambret, Terbukti sampai saat ini masih sering terjadi aksi jambret dan mayoritas korbannya adalah ibu-ibu. 
Rabu 4/7/18 kemarin kembali terjadi aksi penjambretan diarea perbelanjaan pasar pagi kota Tegal yang menimpa Dwi Aryanti (32) warga kelurahan Tunon Rt 3 Rw 01 Kecamatan Tegal Selatan yang mengaku menjadi korban penjambretan saat hendak membeli bahan (kain) sekitar Pkl 11.30. setelah menyadari dirinya dijambret Dwi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada keamanan pasar dan meminta untuk diputarkan camera cctv pada petugas keamanan, namun apa daya hasil rekaman cctv tidak bisa menunjukan gambar korban pada saat kejadian yang dialaminya karena dilokasi kejadian tidak ada camera pemantau yang terpasang.
"Begitu kejadian saya laangsung melapor ke petugas keamanan, saya minta untuk memutar camera cctv tapi saya merasa kecewa ketika melihat hasil rekaman tersebut, sebab dilokasi pas saya kejambret ternyata tidak ada camera pemantau yang terpasang padahal dilokasi tersebut yang paling rame pengunjung, ahirnya laporan saya teruskan ke pihak Kepolisan." Tuturnya
Atas kejadian yang dialaminyan terpaksa Dwi harus merelakan dompet yang berisi Uang, Hand Phon (HP) dan lainnya.
Dari salah satu petugas keamanan Pasar Pagi (MR) mendapat keterangan bahawa Camera cctv didalam lokasi pasar pagi masih sangat minim, ditambah susahnya pedagang pasar yang sulit diatur, karena kebanyakan pedagang yang menempatkan Almari tinggi sehingga menghalangi pantauan camera cctv. Terangnya. (Rid/Dar/MR1)

IKLAN

Arsip Berita