Home » » TAHUN 2017, DITEMUKAN 570 KASUS KANKER DI KOTA TEGAL

TAHUN 2017, DITEMUKAN 570 KASUS KANKER DI KOTA TEGAL

Written By Media Rakyat on Sunday, 11 February 2018 | 13:53:00



TEGAL – (Media Rakyat). Sebanyak 570 kasus penderita kanker ditemukan di tiga Rumah sakit besar Di Kota Tegal sepanjang tahun 2017. Hal ini terungkap dalam acara Wali Kota Menyapa di radio Sebayu FM. Kamis (8/2). Disebutkan Plt. Wali Kota Tegal M. Nursholeh bahwa, jumlah ini cukup besar dan perlu menjadi perhatian seluruh pihak, meskipun jumlah ini adalah jumlah yang ditemukan di 3 RS di Kota tegal tanpa melihat alamat, yang artinya belum tentu berasal dari Kota TEgal semua.
Plt. Wali Kota dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan secara serius menangani agar meminimalisir jumlah penderita kanker. Selain ituNursholeh juga menyoroti tentang penanganan bagi mereka yang sudah terkena kanker agar tetap diperhatikan, dan yang terpenting menurut Nursholeh adalah masyarakat mengerti deteksi dini penyakit kanker.
Senada dengan Plt. Wali Kota, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Suharjo juga menyampaikan dalam menangani penderita kanker, akan lebih mudah jika sudah diketahui lebih awal, dari pada baru diketahui setelah masuk dalam stadium lanjut, oleh karena itu Suharjo juga menekankan pada kesadaran untuk deteksi awal gejala kanker.
Suharjo menjelaskan penanganan yang bisa dilakukan kepada penderita kanker stadium 1 dan 2, pada stadium ini menurut Suharjo masih bisa dilakukan operasi secara total, sedangkan stadium 3 dan 4 sudah ada penanganan yang lain selain operasi yakni kemoterapi, bahkan pada penderita kanker stadium 4 sudah tidak bisa dilakukan operasi dan hanya bisa dilakukan dengan radio terapi yaitu dengan penyinaran dan obat-obatan.
Oleh karena itu, pihaknya lebih menekankan pada deteksi dini gejala kanker, ada bebrapa deteksi dini yang bisa dilakukan diantaranya adalah, SADARI (memeriksa payudara sendiri), Suharjo menghimbau khususnya untuk wanita agar sering memeriksa payudaranya, apabila terdapat benjolan segeralah periksa ke fasilitas kesehatan agar diketahui apakan penyebab benjolan tersebut, selain itu ada upaya deteksi dini melalui pap smear maupun Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan pelayanan ini bisa dilakukan di puskesmas-puskesmas.
Jika ditemukan adanya indikasi kanker secepat mungkin harus segera diambil penanganan, soalnya jika dibiarkan sampai stadium lanjut dikhawatirkan akan terjadi penyebaran ke lokasi organ tubuh yang lain. (Daryani/MR/99).

IKLAN

 

Arsip Berita