Home » » DANDIM 0712/TEGAL AJAK MASYARAKAT TETAP JAGA KERUKUNAN ANTAR UMAT WALAUPUN BEDA PILIHAN DALAM PEMILUKADA MENDATANG

DANDIM 0712/TEGAL AJAK MASYARAKAT TETAP JAGA KERUKUNAN ANTAR UMAT WALAUPUN BEDA PILIHAN DALAM PEMILUKADA MENDATANG

Written By Media Rakyat on Thursday, 4 January 2018 | 21:04:00

SLAWI - (Media Rakyat) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah dilaksanakan di halaman masjid Baitus Sholihin jln KH Umar Asnawi Desa Kebasen Kec Talang Kab Tegal yang diselenggarakan oleh Majelis Ta'alim Sholawat Bersama Pemkab Tegal, TNI, POLRI dan Masyarakat sekitar dengan Tema "Dengan Maulidun Nabi Muhammad SAW mari kita merawat persatuan untuk memperkokoh NKRI ". Rabu (3/1/2018)
Acara tersebut dihadiri oleh Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dari Pekalongan, KH. Subhan Ma'mun, Bupati Tegal Entus Susmono, Dandim 0712/Tegal Letkol Kav.Kristiyanto S.sos, Kapolres Tegal yang diwakilkan Wakapolres Tegal Kompol M. Purbaya Sik, Danlanal yang di wakilkan Pasintel Lanal Lettu (L) Judi W, Danbrig 4/DR diwakili Pabintal Brigif/4 DR Kapten Inf Wagilan, Sekda Kab. Tegal dr Widodo Joko Mulyono M Kes MM, Kabag Kesra Pemkab Tegal Fakikhurohim S Sos MM, Muspika Kec Talang, Para Habaib, Ulama Kota/Kab Tegal  dan TNI POLRI Kab Tegal serta Para Jama'ah Majelis Ta'alim Sholawat  Kota/Kab Tegal & Masyarakat sekitar desa Kebasen Kec. Talang Kab. Tegal yang berjumlah sekitar 5000 orang.
Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW dr. Widodo Joko Mulyono M.kes.MM mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan, Majelis  ta'lim SHOLAWAT,  masyarakat Desa Kebasen dan sekitarnya yang telah hadir serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga acara tersebut dapat terselenggara.
"Semoga amal kebaikan kita semua di terima Allah SWT dan  dicatat sebagai amal ibadah  sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW," terangnya.
Sementara itu, Dandim 0712/Tegal menyampaikan bahwa dengan Tema “Maulidun Nabi Muhammad SAW mari kita merawat untuk memperkokoh NKRI harga mati” ini sangat tepat diambil nilainya. "Dengan memperingati maulid kita dapat mengingat kembali ketauladanan Nabi Muhammad SAW dalam bersikap, bertutur kata, berperilaku dan bermasyarakat, sehingga bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada tahun ini Kabupaten Tegal akan melaksanakan pilkada. "Mari kita jaga kerukunan antar umat, antar kelompok dan antar partai, walaupun berbeda pilihan nantinya, kita wajib menciptakan situasi tetap kondusif," ucapnya.
Dandim percaya bahwa masyarakat Kabupaten Tegal adalah masyarakat yang cerdas, tentunya dalam mengikuti pelaksanaan pilkada nanti, sebagai umat Islam hendaknya tidak mudah di adu domba dengan pemberitaan yang belum tentu kebenarannya oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia. “Semoga kita semua dapat meniru ketauladanan Rasulullah di dalam kehidupan kita sehari hari”, pungkasnya.
Dalam sambutanya, Bupati Tegal menyampaikan bahwa Infrastruktur Kabupaten Tegal sekarang ini lebih baik dari sebelumnya dengan dipindahkannya terminal dan penutupan 5 (lima) tempat prostitusi di wilayah Kab Tegal.
Ditegaskan pula oleh Bupati bahwa Pemda, DPRD, NU, lintas agama, Kodim 0712/Tegal, Polres Tegal  siap memberantas judi togel dan penyakit masyarakat. Polres Tegal tidak main-main untuk memberantas penyakit masyarakat, hal ini terbukti sudah 71 orang di proses secara hukum karena terlibat judi togel.
Di tahun 2017 Kab Tegal juga mendapatkan Piala Adipura dari Presiden RI atas partisipasi masyarakat Tegal dalam menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.
Diakhir sambutannya, Bupati Tegal mengingatkan," Jika kita belum bisa bermanfaat untuk orang lain, jangan sampai kita merugikan orang lain. Jika kita belum bisa berbuat baik kepada orang lain, jangan sampai kita berbuat jahat kepada orang lain dan jika kita belum bisa memuji orang lain, jangan sampai kita mencaci maki dan memfitnah maupun menyakiti orang lain".
Sedangkan nasehat yang diberikan oleh KH. Subhan Ma'mun dari Brebes agar kita bisa mentauladani Rasulullah dengan menjalankan sunah-sunah rosullulloh. Dalam pesannya KH. Subhan Ma'mun menyampaikan bahwa orang yang berakal adalah orang yang mampu menjaga lisan, mampu mengetahui perkembangan  jaman (tidak mudah dipengaruhi orang lain). Disamping itu, beliau menegaskan jika kita menerima informasi atau kabar baik secara langsung maupun tidak langsung seperti melalui media sosial, maka kita harus Tabayyun/mencari tahu terlebih dahulu kebenarannya sebelum menyampaikan kepada orang lain.
Sementara Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya pada intinya berpesan agar kita sebagai umat Islam jika mengaku mencintai Nabi Muhammad SAW, maka kita harus mampu menjaga kerukunan, kekompakan, persatuan dan kesatuan umat Islam  serta negara Kesatuan Republik Indonesia tidak terpecah belah oleh perbedaan. Hal tersebut juga merupakan pesan-pesan yang disampaikan oleh para pahlawan, para syuhada' yang telah berkorban untuk meraih kemerdekaan Republik Indonesia. ( Daryani / MR / 99 )

IKLAN

 

Arsip Berita