Home » » KANG NUR MENIMBA ILMU DI KOTA JOGJAKARTA UNTUK RAIH ADIPURA

KANG NUR MENIMBA ILMU DI KOTA JOGJAKARTA UNTUK RAIH ADIPURA

Written By Media Rakyat on Tuesday, 7 November 2017 | 19:33:00



JOGJAKARTA – (Media Rakyat). Program adipura adalah program Kementrian Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bertujuan untuk mendorong kepemimpinan Pemerintah Kota/ Kabupaten dalam membangun partisipasi aktif masyarakat serta dunia usaha untuk mewujudkan wilayah yang berkelanjutan secara ekologis, sosial dan ekonomi
Untuk mewujudkan itu Pemerintah Kota Tegal dalam hal ini Plt. Walikota Tegal,  Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd yang akrab di sapa Kang Nur beserta jajaran dari Pemerintah Kota Tegal mulai dari Asisten Pemeritahan, Drs. Imam Badarudin, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Dra. Hendiati Bintang Takarini, Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan staf terkait melakukan kunjungan ke Kota Jogjakarta sebagai bekal dalam upaya pembenahan dan perbaikan perlu juga mempelajari dan mencontoh pengeloaan lingkungan yang dilakukan kabupaten kota lainnya yang memiliki klasifikasi sama seperti KotaTtegal dan telah memperoleh penghargaan adipura, Jumat (3/11/2017).
Secara langsung Kang Nur dan rombongan dari Pemerintah Kota Tegal di terima oleh Wakil Walikota Jogjakarta, Drs. Heru Purwadi yang didampingi kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogjakarta, Ir. Suyana diruang rapat Walikota Jogjakarta.
Disampaikan oleh Kang Nur bahwa maksud dan tujuan kedatangannya beserta rombongan dari Pemerintah Kota Tegal adalah menimba ilmu untuk bisa Kota Tegal mendapatkan piala adipura sebagaimana Kota Jogjakarta mendapatkannya.
“Kemarin Kota Tegal baru dapat sertifikat Adipura, artinya kita nyaris mendapat piala adipura, oleh karenanya kita perlu belajar dari daerah atau kota yang sudah mendapatkan adipura,” ucap Kang Nur mengawali sambutan.
“Oleh karenanya kami dari Kota Tegal meminta bagaimana kiat dan strategi yang bisa membawa Kota Tegal mendapat piala adipura,” tambah Kang Nur.
Terkait dengan yang disampaikan oleh Kang Nur, Wakil Walikota Jogjakarta, Drs. Heru Purwadi  menyampaikan bahwa faktor utama yang menyebabkan Kota Jogjakarta berhasil mendapatkan piala adipura adalah di pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir sampah yang sudah memadai, peran serta semua elemen baik dari unsur Pemerintah dan masyarakat untuk sama sama bagaimana Kota Jogjakarta mendapatkan piala Adipura.
“Untuk pengelolaan sampah kita pakai TPA regional dan dilakukan oleh Sekretariat Bersama Kartamantul (Sekber Kartamantul) yakni pengelolaan TPA Piyungan. Adapun sumber pendanaan TPA ini dilakukan dengan cara Development Sharing, yaitu dengan berbagi alokasi anggaran dan besarnya biaya operasional didasarkan pada jumlah sampah yang dibuang pada TPA tersebut,” ucap Heru Purwadi.
Sedangkan untuk peran serta semua pihak yang juga merupakan pertanyaan dari Asisten Pemerintahan, Drs. Imam Badarudin dan Plt. Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, M. Rudy Herstyawan dapat dijelaskan oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogjakarta, Ir. Suryana b
“Kami punya tim dari Walikota hingga lurah jadi tim adipura yang terdiri dari Tim pengarah  Tim teknis dan Tim Penyusun manajemen adipura, Nilai rata rata fisik kita adalah 72.99. Kita terbantu nilai non fisik sistem manajemen 79.68,” ucap Suryana
“Pemberdayaan dan pendampingan masyarakat supaya tetap jalan, Karena tidak terus menerus melakukan pendampingan, Maka kami adakan fasilitas kelurahan sebanyak 180 orang di setiap kelurahan dengan melaporkan hasil kinerjanya ke DLH setiap periode. 98.67 persen pelayanan sampah kita sudah kita terlayani” ungkap Suryana
Ditambahkan oleh Suryana bahwa keberadaan bank sampah harus ada di tiap RW  walaupun reduksi sampah kecil sekitar 1 persen tapi paling tidak memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk mengolah dan memilah sampah dan untuk yang dipasar DLH berdayakan kelompok kelompok pengelola pasar.
“Semua bersemangat gotong royong memajukan Jogjakarta. Setiap bagian harus berperan dan  secara periodik kita pantau, bank sampah, komposter dan lainnya yang mendukung tercapainya adipura agar masyarakat tidak lupa bahwa Jogjakarta juga siap untuk tahun 2017 2018 untuk dapat adipura lagi,” pungkas Suryana.
Sedangkan untuk pertanyaan yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal, Drs. Hendiati Bintang Takarini yang menyoroti peran media dalam rangka adipura, Suryana kembali menjelaskan bahwa untuk setiap hari senin dan kamis secara periodik ada kegiatan Walikota menyapa disinilah peran humas maupun media berperan dalam mengingatkan pentingnya peran semua pihak untuk menuju adipura baik dari pemerintah itu sendiri maupun dari masyarakat.
Acara dilanjutkan penyerahan plakat dan kenangkenangan dari pemerintah Kota Jogjakarta melalui Wakil Walikota, , Drs. Heru Purwadi kepada Plt. Walikota Tegal,  Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd. (Daryani/MR/99).

IKLAN

Arsip Berita