Home » » BUDAYAKAN MALU, ASN DIMINTA MENGUKUR DIRI

BUDAYAKAN MALU, ASN DIMINTA MENGUKUR DIRI

Written By Media Rakyat on Tuesday, 7 November 2017 | 19:39:00



TEGAL – (Media Rakyat). Paska kepemimpinan Walikota Tegal Non Aktif, Siti Masitha Soeparno, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tegal diharapkan mampu mulai berbenah diri, dan tidak terkotak-kotakan apakah mereka yang disebut orang-orang Walikota Non aktif maupun yang tidak, demikian disampaikan Plt. Walikota Tegal, Drs. M Nursholeh, M.MPd dalam rapat koordinasi ASN kota Tegal dengan Plt. Walikota Tegal Drs. M Nursholeh, M.MPd yang juga di hadiri mantan Walikota Tegal periode 1999 s.d 2009 Adi Winarso dan mantan Sekretaris Daerah dengan Periode yang sama Raharjo, di Ruang Adipura, Senin (6/11).
Nursholeh berharap, kedepan ASN kota Tegal bisa meninggalkan masa lalu dan harus selalu kompak. Senada dengan Plt Walikota, Mantan Walikota Tegal yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan bahwa kerja dalam Pemerintah Kota tegal adalah kerja bersama dengan tim yang solid, jika kerjasamanya bagus maka out putnya akan bagus.
Tidak lupa Adi winarso juga berpesan, jika ada masalah internal selesaikan segera didalam, selama itu tidak berbenturan dengan aturan yang ada, jangan ada yang merasa paling benar dan tidak merasa bersalah jika melakukan sebuah kesalahan. Adi Winarso yakin jika kerja tim solid dan bekerja sesuai dengan aturan maka kerja akan hasilnya akan lebih optimal.
Sementara itu, mantan Sekda Kota Tegal Raharjo dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa peristiwa Operasi Tangkap Tangan Walikota Tegal non aktif merupakan tamparan besar bagi dirinya meskipun ia sudah non aktif. Raharjo berpesan kepada ASN Pemkot Tegal untuk selalu memperhatikan apa yang  telah kita perbuat, apakah sudah betul atau salah, memilah-milah apakah yang kita lakukan tersebut adalah benar, dengan mengukur diri tersebut nisacaya kejadian-kejadian yang terjadi selama masa kepemimpinan Walikota Non aktif tidak terjadi, Ia mencontohkan kejadian ASN yang dipensiunkan tanpa gaji tanpa melalui prosedur yang jelas, dan menurutnya hal tersebut tidak sesuai dengan aturan yang ada.
Raharjo juga menyinggung budaya malu dari ASN yang harus dimiliki jika telah berbuat melanggar aturan. Dalam menutup sambutannya Raharjo sekali lagi mengajak ASN kota Tegal untuk selalu mengukur diri, dengan begitu akan menghindarkan kita dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik. (Daryani/MR/99).

IKLAN

Arsip Berita