Home » , » MALING BARANG SEKOLAH DITANGKAP

MALING BARANG SEKOLAH DITANGKAP

Written By Media Rakyat on Wednesday, 10 May 2017 | 01:40:00

PEMALANG - (Media Rakyat). seorang lelaki tengah baya Imron (45) warga desa Banyu Urip Rt 03/04 Kec. Buaran Kab. Pekalongan dini hari tadi sekira jam 02.30 wib tertangkap basah oleh Reskrim Polsek Ampelgading sedang mengambil barang dan uang di ruang guru SMPN 01 Ampelgading.senin (08/05/2017).
Menurut keterangan Kapolsek Ampelgading Akp Heryadi Noor, Sh bahwa perbuatan tersangka Imron masuk keruang guru sudah diendus oleh penjaga malam Sekolah tersebut yang kemudian menelpon Polsek Ampelgading,” kami dengan segera memerintahkan anggota reskrim untuk datang kelokasi, saat tersangka sedang beraksi anggota kami langsung mencokoknya”. Terang kapolsek.
“Awalnya saya melihat seseorang yang tak dikenal mencongkel jendela ruang guru  sembari kepalanya menengok kekanan dan kekiri beberapa saat kemudian pelaku masuk keruangan guru, melihat kejadian tersebut saya langsung menghubungi Polsek Ampelgading dan setelah tidak lama petugas datang langsung menangkap pelaku.” tutur Bambang Riyanto yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam SMPN 01 Ampelgading.
“Karena tertangkap basah pelaku Imron tidak bisa mengelak dan mengakui semua perbuatannya, dirinya sengaja datang dari rumah pekalongan  kelokasi malam hari dengan sepeda motor yang diparkir tidak jauh dari lokasi lalu mencongkel jendela dengan linggis dan obeng yang sudah dipersiapkan dan dibawa dari rumah saat jendela berhasil terbuka pelaku masuk dan mulai membuka laci dan almari, sehingga dari tangan pelaku kami menyita sebuah laptop merk thosiba, Printer merk Canon, Handycam merk  Sony dan uang tunai sebesar Rp. 355.000,- “.  Ujar Kanit Reskrim Ampelgading Aipda H. Sugeng Riyadi, S.H seusai melakukan penangkapan bersama dengan anggotanya.
" Maling tersebut menerangkan kepada kami bahwa dirinya terpaksa melakukan perbuatan tersebut karena butuh uang untuk mencukupi biaya empat orang anaknya, namun kami tetap akan mendalami motif yang sebenarnya dan mengembangkan melalui pemeriksaan penyidikan barangkali ada tempat kejadian perkara (TKP) yang lain dan untuk saat ini kami menerapkan tersangka dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan." Pungkas Kapolsek Ampelgading. (Heri/MR/99).

IKLAN

Arsip Berita