Home » » AKIBAT BANJIR KIRIMAN, BEBERAPA WILAYAH DI KOTA TEGAL TERGENANG

AKIBAT BANJIR KIRIMAN, BEBERAPA WILAYAH DI KOTA TEGAL TERGENANG

Written By Media Rakyat on Monday, 20 February 2017 | 07:49:00

TEGAL- (Media Rakyat).  Akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Tegal dan daerah sekitarnya semalam,  sejumlah wilayah di Kota Tegal dilanda banjir. Kelurahan Sumurpanggang, Krandon, dan Kaligangsa serta beberapa daerah disekitarnya merupakan beberapa daerah yang paling parah terkena dampak banjir.
Menyikapi hal ini Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengatakan,  banjir yang terjadi  Kelurahan Sumurpanggang, Krandon dan Kaligangsa serta beberapa daerah lain di Kecamatan Margadana murni merupakan banjir kiriman dari selatan Kota Tegal.  “Hal ini terjadi karena beberapa bendungan yang berada di selatan Kota Tegal atau tepatnya di Kab. Tegal tidak mampu menampung debit dari air hujan yang turun sepanjang malam sehingga arus air yang turun melalui Sungai Kemiri meluap ke perkampungan,”. Ungkap walikota saat memantau langsung kondisi banjir di Kec. Margadana. 
Namun dirinya mengungkapkan untuk membantu warga yang terdampak banjir, pihaknya telah melakukan langkah cepat dengan membangun posko bantuan berupa dapur umum yang akan menyuplai kebutuhan makanan bagi warga yang saat ini tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya. “Sebanyak 700 nasi bungkus hari ini telah disiagakan di dapur umum yang dikoordinir PMI Kota Tegal. Tidak hanya hari ini, pemberian bantuan tersebut akan berlangsung sampai kondisi wilayah yang terkena kena banjir kembali normal,”ungkpanya.
Selain dapur umum dikatakan walikota,  Pemkot Tegal melalui Dinas Kesehatan juga telah menyiagakan sejumlah pos kesehatan, selain itu Pemkot juga akan menyediakan beberapa titik penampungan di beberapa Musola, Posyandu, dan sekitar Polder Bayeman, serta beberapa tempat lain yang akan disediakan pihak kelurahan.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tegal Sugiyanto ST.MT mengatakan banjir yang melanda Kelurahan Sumurpanggang, Krandon, dan Kaligangsa serta beberapa daerah sekitarnya murni akibat cuaca ekstrim yang mengakibatkan hujan turun sangat lebat semalam. Akibatnya beberapa bendungan yang berada di daerah atas selatan Kota Tegal tidak mampu menampung debit air hujan, hal ini berakibat arus air yang melalui sungai Kemiri meluap ke daerah permukiman di beberapa wailayah di Kec. Margadana.
“Jadi permasalahanya bukan karena drainase, namun murni karena adanya banjir kiriman dari daerah atas di selatan Kota Tegal,”ucapnya.   Diungkapkan Sugiyanto, debit air yang ada di beberapa bendungan di Kab. Tegal sebagian masuk ke Sungai Kaligung, sebagain ke Sungai Kaligangsa, namun sebagaian besar masuk ke Sungai Kemiri. “Sungai Kemiri yang tidak lagi mampu banyaknya debit air inilah,  air akhirnya meluap ke pemukiman warga,” jelas sugiarto.
Dirinya menambahkan, untuk menanggulangi permasalahan banjir agar tidak terulang lagi, Pemkot akan menerapkan beberapa langkah pencegahan salah satunya dengan memperlebar saluran-saluran air utama yang ada di wilayah tersebut . Dirinya menjelaskan saat  ini saluran-saluran utama didaerah tersebut hanya selebar kurang dari dua meter.” Kedepan pemkot akan memperlebar saluran tersebut hingga empat meter, sehingga harapannya banjir yang selama ini terjadi dapat segera teratasi,”ungkapnya.  (Daryani/MR/99).

IKLAN

Arsip Berita