Home » » LURAH KETUREN ANTUSIAS MENATA LINGKUNGAN BERSAMA JAJARANYA

LURAH KETUREN ANTUSIAS MENATA LINGKUNGAN BERSAMA JAJARANYA

Written By Media Rakyat on Friday, 6 January 2017 | 08:45:00

TEGAL- (Media Rakyat). 05/01/2017 Melalui peraturan daerah kota tegal nomer 2 tahun 2002 tentang perubahan Desa Desa di wilayah kota tegal menjadi kelurahan, termassuk kelurahan keturen termasuk salah satu dari 17 Desa yang mengalami perubahan statuss dari desa menjadi kelurahan yang dalam pelaksanaanya terhitung mulai tanggal 1 juni 2002.
Kelurahan keturen merupakan satu  dari 8 kelurahan yang berbeda diwilayah kecamatan tegal selatan.  Kota tegal merupakan dataran dengan ketinggian ± 0,5 m, diatas permukaan air laut dengan luas wilayah kurang lebihnya62 ha yang seluruhnya berupa dataran terdiri dari lahan persawahan seluas 29 ha, sisanya 32,6 ha adalah pemukiman dan perkampungan, secara administrasi  kelurahan keturen terbagi menjadi 3 rw dan 17 rt, dan dihuni oleh 1320 kk.dengan jumlah penduduk 4530 jiwa terdiri dari laki-laki 2310. Dan perempuan 2215, pada tahun 2016.
Dengan batas-batas.wilayah kelurahan keturen adalah sebagai berikut,
Sebelah utara           kelurahan pesurungan kidul
Sebelah timur           kelurahan debong kulon
Sebelah selatan.      Kelurahan tunon
Sebelah barat.          Kelurahan sumur panggan dan kalinyamat kulon,
Menurut warjo ( 83 thn ) warga keturen ket;ua rt 001/003, yang merupakan salah satu sesepuh di keturen menerangnkan konon nama keturen di ambil dari kata LEREN atau istirahat  karena pada jaman dahulu kala keturen adalah desa yang sejuk dan nyaman sehingga menjadi tempat persinggahan bagi orang yang sedang melintas di desa tersebut sambil beriatirahat/leren dengan melepas lelah, namun di sisi lain juga banyak para begal yang mampir di desa tersebut sambil beristirahat dan sampai tertidur dan akirnya banyak yang tertangkap di desa keturen ungkap warjo,
Masyarakat keturen merupakan relegius taat beragama dan hampir 98% beragama islam dimana masyarakat akan lebih mudah menerima terhadap apa yang dissampaikan oleh tokoh agama  yang menjadi panutan,
Mata pencaharian penduduk kelurahan keturen  sebagian besar adalah petani/buruh bangunandan industri dengan pendapatan yang masih jauh dari mencukupi hal tersebut karena tingkat pendidikan relatif rendah.
Menurut URIP SETIYANTO Sip selaku kepala kelurahan keturen.yang sekarang menjabat, selalu berusaha semaksimal mungkin membangun dan menata kelurahan keturen agar tidak teringgal dengan kelurahan lainya, di tanya soal untuk menata kelurahan tersebut beliau mengatakan berkat pengalaman kerja di kepemerintahan di semua bidang yang pernah di jabatnya, dari mulai tahun 1988 menjadi staf Dikmenjur jakarta ( mutasi )tahun 1998 menjadi staf TU smk 1 kota tegal dan 2007 menjadi staf TU smk3 kota tegal terustahun 2010 menjadi kasi tata kepemerintahan di kelurahan muara reja, di tambah lagi pada tahun 2013 saya menjabat sebagai kasi perlindungan masyarakat, ( kesbang polinmas.) Disamping itu juga saya sudah pernah menjabat sebagai lurah di kelurahan kalinyamat wetan, hingga dari pengalaman yang sudah saya jalani kami bersama para struktural kelurahan dan para tokoh masyarakat ingin membangun kelurahan keturen lebih baik lagi dari massa lalu ujarnya, (Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita