Home » » JALAN MULUS DAN BEBAS ROB, KINI BISA DINIKMATI WARGA MUARAANYAR

JALAN MULUS DAN BEBAS ROB, KINI BISA DINIKMATI WARGA MUARAANYAR

Written By Media Rakyat on Sunday, 29 January 2017 | 18:26:00



TEGAL – (Media Rakyat). Rasanya bagaikan mimpi, siapa sangka dulu daerah Muaraanyar yang menjadi langganan banjir atau Rob yang biasa menggenangi jalan yang pada akhirnya menjadi rusak, berlobang dan becek , kini disulap menjadi jalan yang kuat dan kokoh serta bebas dari banjir, becek dan berlobang itulah kata kata yang diucapkan oleh sebagian besar warga Muaraanyar Kelurahan Muarareja, ini tidak lain adalah disebabkan oleh kepedulian Pemerintah Kota Tegal dalam hal ini tentunya peran Kepala Daerah yang selalu membuat kebijakan yang Pro Rakyat.
“ Di pagi yang cerah ini kami merasa senang di datangi Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno yang kami sayangi dan kami cintai.” Ungkap Kastari seorang tokoh masyarakat di daerah Muaraanyar, yang disambut tepuk tangan oleh segenap hadirin yang hadir.
“ Tentu masyarakat tahu, sebelumnya masyarakat warga Muaraanyar sudah terbiasa ketika musim rob, itu banjir, ngrobyok dan itu rusak, tetapi sekarang warga sudah merasakan bahwa kita tidak bermimpi, itu tidak lain adalah dengan kehadiran Walikota pada bulan Juli 2016 ketika itu Walikota melihat sendiri kondisi jalan di daerah Muaraanyar yang rob, rusak, dan becek dan Alhamdulillah direspon dengan baik dan ini bukti dengan memperhatikan masyarakat Kota Tegal umumnya Muaraanyar dengan pembangunan jalan yang bebas rob, rusak dan becek.” Tambah Kastari.
Pun dengan yang diungkapkan oleh Sirya (63) Warga RT 03/ RW 05 Kajongan Kelurahan Muarareja “ Dulu dulunya banjir terus, becek, kalau buat anak sekolah kasihan karena hampir tiap hari melewati jalan yang rusak tersebut, tapi berkat kepemimpinan sekarang , jalan menjadi halus dan tidak rusak.”
Ini terlihat ketika Acara Tayakuran Pembangunan Jalan di Muaraanyar, Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Walikota Tegal KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno yang didampingi oleh Plt. Sekda Kota Tegal, Dyah Kemala Sintha beserta Jajarannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Sugiyanto, ST.MT, Forkompicam, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat serta masyarakat sekitar yang sedari pagi menunggu kehadiran Walikota yang selalu mereka sayangi, Rabu ( 18/1 )
Kilas balik ketika Walikota Tegal, KMT.Hj. Siti Masitha Soeparno pertama kali memimpin Kota Tegal terungkap bahwa APBD tahun 2014 sebesar 640 M untuk membangun Kota Tegal, sedangkan focus utama saya saat itu adalah, setiap saya member pengarahan kepada OPD terkait harus Infrastruktur, pembangunan dulu, disuatu daerah khusunya kota yang diutamakan ada perubahan di dalam program pembangunan adalah infrastruktur. “ Di Kota Tegal, disetiap tahun dan masa diutamakan untuk selalu bisa ada perbaikan dan kemajuan, Alhamdulillah APBD kita tahun ini sudah mencapai 1,2 Triliun, itu dalam 3 tahun berarti ada peningkatan 100 %.” Ungkap Walikota.
“ Saat itu DPU yang harus membangun Infrastruktur hanya punya anggaran 25 M, sehingga saya harus bekerja, berfikir keras bagaimana bisa mendapatkan dana khususnya untuk infrastruktur dulu, dan alhamdullilah sampai dengan tahun 2016 kemarin untuk DPU mendapat kucuran dana 202 M, itu hanya untuk pembangunan infrastruktur di Kota Tegal.” Tambah Walikota.
“ Ini bisa terealisasi sesuai dengan program dan bisa dinikmati oleh masyarakat sehingga jalanan sekecil apapun jalanannya harus mulus dan terang, kita juga mendapat tambahan DAK 92 M lagi, khusus untuk gang gang dan jalan kecil di seluruh Kota Tegal.” Imbuh Walikota.
“ Khusus untuk pasar kita mendapat DAK 26 M untuk pembangunan pasar, tapi ini harus focus dulu secara bertahap, tentu saja Pasar Muaraanyar, saat Bunda lewat itu ada genangan air kita nanti bangun yang baik, sehingga perekonomian dan pasar tradisional modern bisa tumbuh disini, ini adalah betul betul untuk kesejahteraan masyarakat.” Pungkas Walikota.
“ yang dikerjakan Pemerintah Kota Tegal dalam hal ini Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno itu tidak hanya janji, tidak hanya mimpi tapi bukti.” Ungkap Sugiyanto. Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada 20 Warga Muaraanyar. (Daryani/MR/99).

IKLAN

Arsip Berita