Home » » PEMERINTAH KOTA TEGAL GELONTORKAN LEBIH DARI 5 MILIAR UNTUK BOS BAGI SEKOLAH SWASTA

PEMERINTAH KOTA TEGAL GELONTORKAN LEBIH DARI 5 MILIAR UNTUK BOS BAGI SEKOLAH SWASTA

Written By Media Rakyat on Saturday, 31 December 2016 | 23:14:00



TEGAL – (Media Rakyat). Perhatian Pemerintah Kota Tegal bagi dunia pendidikan di Kota Tegal pada khususnya patut mendapatkan acungan jempol, ini bisa dilihat dan dibuktikan dengan di berikannya Hibah Bos Pendampingan kepada sekolah swasta di Kota Tegal dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini ( BOP PAUD) dan hibah bagi Dewan Pendidikan Kota Tegal.
Acara penyerahan Dana hibah bantuan operasional sekolah (BOS) semester 2 untuk sekolah Swasta jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini ( BOP PAUD) dan hibah bagi Dewan Pendidikan Kota Tegal secara simbolis diberikan langsung oleh Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, Drs. Johardi, MM dan Ketua Dewan Pendidikan, Drs. Sihono kepada 8 perwakilan yang terdiri dari, Pos Paud Melati Margadana, Pos Paud Bougenvile Tegal Barat, Kelompok Belajar (KB) Prima Universal Tegal Timur, TK Pertiwi 25.9 Tegal Selatan, SD Tunas Hidup Harapan Kita, SMP Atmaja Wacana, SMK Dinamika dan SMA NU, di Pendopo Ki Gede Sebayu, Rabu (28/12).
Seperti diungkapkan oleh Walikota Tegal “ Bagaimanapun juga sekolah Swasta merupakan bagian dari dunia pendidikan di Kota Tegal ini, anak anak kita bersekolah dengan kemampuan dan keinginannya masing masing, sehingga sekolah sekolah yang di bimbing oleh ibu bapak sekalian adalah sekolah dimana anak anak bangsa kita bersekolah dan hendaknya pun mereka berhak untuk mendapatkan bimbingan dan ilmu yang terbaik.”
“ Bos ini hendaknya menjadikan suatu manfaat bagi sekolah sekolah ibu bapak sekalian.” Ucap Walikota.
“ Perlu saya menggaris bawahi bahwa kedepan ini tentu saja tuntutan untuk mencerdaskan anak anak kita semakin komplek dan semakin tinggi, karena pendidikan dalam era globalisasi ini tentu juga memerlukan sarana prasarana yang memadai, kita menginginkan anak anak kita mendapatkan pendidikan yang terbaik, orang tuapun berharap bahwa dari sekolah dimana anak anak kita bersekolah akan mendapatkan hasil yang optimal dengan bekal ilmu yang bermanfaat.” Tegas Walikota.
“ Namun kembali lagi perlu kita pahami bersama dalam ilmu pendidikan selain ilmu bermanfaat yang paling utama adalah penanaman dasar akhlak pada anak anak kita, ilmu dan akhlak harus berjalan bersama sama, karena merupakan dasar pembentuk karakter anak, karena anak ini semakin bertambah umur dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi akan banyak menghabiskan waktunya disekolah bersama lingkungannya, guru dan temannya, orang tua tentu saja mendidik dan mendampingi di rumah namun perkembangan anak dari hari kehari adalah di sekolah.” Pesan Walikota.
“ Karakter anak ini terbentuk di lingkungannya, bagaimana kita bisa membentuk karakter anak apabila ilmu dan akhlak ini tidak berjalan bersama sama mengapa mungkin ada anak yang berperilaku agak berbeda dengan anak yang lain mungkin ia mencari suatu identitas, mencari suatu kenyamanan, yang ia tidak dapatkan ada rasa kurang percaya diri itulah tugas dari bapak ibu sekalian sebagai pendidik untuk betul betul membentuk karakter anak ini sebagai bekal bila nanti terjun kemasyarakat dengan menjadi dirinya sendiri.” Imbuh Walikota
“ Kita memberikan kesadaran kepada anak anak bahwa ilmu adalah kewajiban, supaya pintar dan cerdas agar tidak sampai tertinggal.” Ucap Walikota.
“ Jangan ada lagi di Kota Tegal ini Khususnya masih ada anak anak yang belum bisa membaca pada usianya, ini penting sekali, karena masih banyak ditemukan karena belum mendapat dukungan sepenuhnya dari orang tua untuk anak anak itu menempuh pendidikan Wajib 12 tahun karena ini anak dianggap menjadi tulang punggung ekonomi keluarga ini adalah pemahaman yang tidak tepat, hak anak adalah untuk dapat mengenyam pendidikan, untuk dapat menikmati masa sekolah nya dan kedepan program Pemerintah Kota Tegal adalah menjadikan Kota Tegal ini Kota layak anak.” Pungkas Walikota.
Sementara itu menurut Johardi BOS Pendampingan Kota adalah bantuan yang di berikan Pemerintah Kota Tegal Kepada Sekolah jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA yang dialokasikan untuk peningkatan layanan pendidikan sebagai pendamping dari Bantuan Operasional Sekolah yang di salurkan oleh Pemerintah Pusat, ini adalah sesuai dengan Keputusan Walikota Tegal No. 900/016.M./2016 tentang Organisasi Kemasyarakatan Penerima Hibah Pemerintah Kota Tegal Tahun Anggaran 2016.
Penerima Hibah BOS dan Dewan Pendidikan tahun 2016, Jenjang PAUD sebanyak 169 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp. 2. 233.800.000,- , jenjang SD/MI sebanyak 35 Sekolah dengan total anggaran sebesar Rp. 1. 504.945.000,- , Jenjang SMP/MTs sebanyak 17 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp. 1.157.940.000,- , Jenjang SMA/SMK sebanyak 23 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp. 3. 868.920.000,- dan Dewan Pendidikan sebesar 59.000.000,-.
“ Seperti diketahui bahwa Pemerintah Kota Tegal sudah melakukan pencairan Hibah BOS dan dilaksanakan pada semester 1 untuk bulan Januari sampai dengan Juli 2016 sebesar Rp. 3.189.910.500,- sedangkan pencairan Hibah BOS pada semester 2 untuk bulan Juli dan Desember 2016 dan Hibah Dewan Pendidikan, dengan total keseluruhan sebesar Rp. 5.457.134.500,-, ini artinya ada kenaikan sebesar lebih dari Rp. 2 Miliar dibandingkan dengan pencairan pada semester 1.” Ucap Johardi. (Daryani/MR/99).

IKLAN

Arsip Berita