Home » » SHOLAT HAJAT DAN DOA BERSAMA FORUM UMAT ISLAM PEDULI TEGAL

SHOLAT HAJAT DAN DOA BERSAMA FORUM UMAT ISLAM PEDULI TEGAL

Written By Media Rakyat on Sunday, 6 November 2016 | 22:34:00

TEGAL - (Media Rakyat). Aksi damai menyikapi gejolak sosial akhir-akhir ini, masyarakat Kota Tegal Forum Umat Islam Peduli Tegal melakukan Sholat Hajat dan doa bersama, Kamis (3/11) malam di Masjid Agung Kota Tegal.
Tak kurang seribu umat islam menghadiri acara tersebut, mereka hadir dari Kota Tegal dan kabupaten serta wilayah sekitar.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Tegal, Drs. H. M. Nursholeh, M.Pd, anggota Forkopimda Kota Tegal, Para Kyai, Habaib, Ustadz dan Ustadzah, Ketua MUI,  Ketua PCNU Kota Tegal, Ketua PD Muhammadiyah Kota Tegal, dan beberapa pimpinan ormas lain.
Dalam sambutan Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno, yang dibawakan oleh Wakil Walikota Tegal, Drs. H. M. Nursholeh, M.Pd mengapresiasi kegiatan tersebut. Karena dengan kekuatan doa, semua hajat akan dikabulkan oleh Allah.
“ Sungguh saya mengapresiasi kegiatan pada malam hari ini. yakni menunaikan sholat hajat berjamaah, dilanjutkan dengan bermunajat kepada allah swt, agar dikabulkan keinginan dan hajat kita semua. berzikir mengagungkan asma allah, melantunkan ayat-ayat al quran, bershalawat kepada rasul, serta luruh dalam kebersamaan memanjatkan doa. karena doa adalah kekuatan yang tak ada tandingannya.” Ungkap Walikota
“ Tentu karena negara ini dibangun oleh kiprah besar para ulama, yang senantiasa berpegang teguh pada syariat islam, dengan mengedepankan kedamaian, keadilan dan akhlaqul karimah. karena dengan tegaknya akhlaqul karimah, kita akan terhindar dari segala bentuk kekerasan dan kejahatan.” Tambah Walikota.
Walikota juga berpesan untuk senantiasa menjaga kedamaian dan kesejukan sebagaimana yang sudah berjalan saat ini.
“ Kepada seluruh masyarakat kota tegal saya berpesan, marilah senantiasa kita jaga kedamaian dan kesejukan di dalam kehidupan kita, utamanya di kota tegal yang kita cintai ini. kita hidupkan selalu sikap tenggang rasa dan saling menghormati, sehingga kita bisa ter-hindar dari kesalah pahaman dan gesekan antar sesama.
“ Dengan sikap saling menghormati, tabayyun atau klarifikasi dan musyawarah, semua persoalan pasti akan terselesaikan dengan baik, jika yang kita hadapi adalah masalah serius yang tidak mampu terselesaikan secara musyawarah, maka sebaiknyalah kita percayakan kepada aparat penegak hukum untuk menyelesai-kannya. karena aparat penegak hukum adalah bagian dari ulil amri, yang wajib kita taati.” Ujar Walikota
“ Oleh karenanya sekali lagi saya berpesan, marilah kita jaga selalu budaya saling menghormati, serta pandai-pandailah kita menjaga perilaku, agar tidak timbul gesekan-gesekan atau persoalan-persoalan yang semestinya tak perlu terjadi.” Pungkas Walikota.
Dalam pidatonya, Ketua PSNU, dr. Abdal hakim mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengawal penegakan hukum. “ Tujuan kita mengadakan acara ini adalah Untuk mengawal, untuk menuntaskan perjuangan kita dalam penegakan hukum atas penistaan agama.” Ungkap Abdal Hakim.
“ Kita dilahirkan dari ibu islam di besarkan dengan agama islam, kita menikah dengan cara islam, kita berkeluarga dengan cara islam, maka apabila kita sehat dan agama kita islam di hina di nistakan sudah barang tentu kita protes dan membela agama islam, Islam adalah wahyu dari Alloh SWT yang kita yakini kebenarannya dan apabila ada orang yang menyatakan kandungan Al quran itu bohong maka orang itu sedang sakit, kalau orang sakit harus diperiksa supaya tidak tambah besar dan berbahaya, oleh karenanya kalo hati kita sehat maka sudah barang tentu kita menuntut untuk memeriksa orang yang mengatakan Al quran itu bohong.” Tambah Hakim
Lebih lanjut Ketua MUI, KH. Abu Chaer Annur lebih menegakkan hukum dengan memperlakukan semua warga Negara di hadapan hukum.
“Bola sudah menggelinding di tangan polisi, tolong perlakukan Ahok sebagai warga biasa yang sama seperti kita dimata hukum, jangan dilindungi karena dia mempunyai kedudukan yang tinggi sebagai seorang gubernur.” Ungkap Abu Chaer.
Kegiatan sholat hajat ditutup dengan doa bersama dipimpin Al Habib Thohir bin Abdullah Al Kaff. (Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita