Home » » MONITORING DAN DIALOG INTERKTIF DI KELURAHAN KEJAMBON

MONITORING DAN DIALOG INTERKTIF DI KELURAHAN KEJAMBON

Written By Media Rakyat on Sunday, 20 November 2016 | 21:06:00



TEGAL – (Media Rakyat). Ada beberapa titik yang menjadi pemantauan hendaknya mendapat perhatian . titik titik tersebut adalah terkait dengan infrakstruktur yang kesemuanya masuk kedalam program penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini terlihat pada saat Monitoring Wajah Kota Tegal dengan bersepeda dan dilajutkan dialog antara Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dengan warga kelurahan Kejambon, Jumat (18/11)
Diungkapkan oleh Walikota “ Intinya untuk pembangunan Kota Tegal dalam kurun waktu kepemimpinan Bunda Sitha selama 2, 5 tahun paling utama adalah pembenahan infrastruktur yang meliputi 4 kecamatan dan 27 kelurahan”
Karena besarnya anggaran yang tidak sedikit untuk membangun infrastruktur di Kota Tegal, Pemerintah Kota Tegal selalu melakukan koordinasi dengan Provinsi maupun Kementrian Terkait yang ada di Pusat untuk bisa mewujudkannya “ Bagaimana kota Tegal mendapat anggaran , karena tanpa anggaran tidak bisa membangun , koordinasi ke Pusat menyampaikan bahwa Kota Tegal perlu membangun Jalan, perlu lampu , pembenahan saluran , sungainya bersih ini terus menerus dilakukan sehingga Alhamdulillah sudah ada anggaran untuk bisa membangun sehingga inilah sebagian dari yang sudah terlihat.” Ungkap Walikota
Terkait dengan keamanan Wilayah Walikota juga mengingatkan “Kepada semua pihak yang terkait jagalah selalu ketertiban keamanan lingkungan ,laporan dari setiap RW bahwa siskamling berjalan dengan baik, kita harus jaga lingkungan kita sendiri.”
Sementara itu terkait pemasangan baner maupun iklan yang dipasang di pohon dengan cara dipaku Walikota menyayangkan hal itu terjadi “Saat monitoring bunda masih melihat pohon pohon dilukai , jangan kita paku pohon pohon ini kesadaran dari warga sendiri bahwa disekitar lingkungan ada pohon yang dipaku segera dilepas, ini sama saja kalau kita dilukai akan terasa sakit , pohon juga begitu, kenapa bunda bicara begitu karena menanam pohon itu membutuhkan waktu bertahun tahun, itu kita sadari untuk menjadi contoh anak anak untuk cinta lingkungan.”
Dalam aspirasi yang disampaikan oleh Budi ketua LPMK Kelurahan Kejambon tentang Penerangan Jalan Umum (PJU) di Daerah Gor yang masih kuning supaya bisa disesuaikan dengan yang lain yaitu memakai Lampu LED, PDAM yang sama sekali tidak mengalir, Saluran Drainase sebelah timur GOR yang tidak ada Saluran.
Disampaikan oleh Walikota Tegal melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal Ir. Sugiyanto, MT bahwa sugiyanto untuk lampu lampu yang kuning akan kita ganti LED semua dan  , karena itu sudah diprogramkan oleh Pemerintah Kota Tegal, PDAM sudah ada program hibah yang didapatkan diharapkan bisa menyalurkan PDAM ke seluruh warga Kota Tegal dan juga ada peningkatan anggaran infrastruktur yang dulunya 35 miliar menjadi 165 miliar untuk tahun pertama dan tahun kedua periode kepemimpinan Walikota menjadi 202 miliar.
Sementara itu terkait aspirasi Ansori agar diberi pembinaan dan pelatihan untuk Wartekkel disampaikan oleh Walikota  “Wartekkel insyaalloh mendapat perhatian sehingga saat dirjen Ristek hadir , bunda menyampaikan ini program TTG harus menjadi Teknologi Tepat Guna yang bisa bermanfaat dan bisa dipasarkan keluar , program untuk pelatihannya akan diambil dari kementrian terkait asal ibu bapaknya bersemangat dan terus berinovasi.” ,
diungkapkan pula oleh Kepala BPMPKB, dr, Moehammad Hafidz, M.Kes “ Pada kesempatan ini untuk menyiapkan dalam minggu depan akan ada pameran TTG tingkat nasional , dan berharap dari kejambon bisa produksi untuk mengikutinya, kita juga akan mengembangkan teknologi tepat guna di masyarakat.”  (Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita