Home » » KOTA TEGAL KOMITMEN TINGKATKAN KESEHATAN WARGANYA MELALUI JAMINAN KESEHATAN

KOTA TEGAL KOMITMEN TINGKATKAN KESEHATAN WARGANYA MELALUI JAMINAN KESEHATAN

Written By Media Rakyat on Friday, 4 November 2016 | 10:51:00



TEGAL - (Media Rakyat). Kota Tegal berkomitmen untuk wujudkan kota sehat dengan menjamin kesehatan para warganya melalui fasilitas Jaminan Kesehatan. Hal itu diungkapkan walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno saat menghadiri Indonesia Healty City Conference & Expo 2016 yang berlangsung di Hotel Grand Inna Muara, Kota Padang. Rabu (2/11).
Kegiatan ini merupakan konferensi dan pameran pembangunan kota sehat di Indonesia yang diadakan setiap dua tahun sekali di salah satu kota sehat yang terpilih. Kota Padang terpilih menjadi tuan rumah kegiatan yang telah dilaksanakan keempat kalinya ini dengan mengangkat tema “Integrating Healthy City to Smart City (Kota Sehat dan Kota Pintar yang terintegrasi). 
Indonesia Healty City Conference & Expo 2016 bertujuan untuk melahirkan gagasan-gagasan baru tentang upaya membangun kota sehat kota pintar yang saling terintegrasi yang dapat dilaksanakan masyarakat dalam kehupan sehari-hari.
Walikota Tegal dalam keterangannya mengatakan untuk mewujudkan Kota Tegal sebagai kota sehat diperlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan berbagai instansi pemerintahan yang terkait. Saat ini Kota Tegal telah mulai mewujudkan kota sehat melalui program pelayanan kesehatan dasar gratis di puskesmas maupun di rumah sakit. Dikatakan walikota upaya ini bertujuan untuk menurunkan konsumsi /biaya kesehatan warga. “Harapannya dengan biaya /konsumsi kesehatan turun, anggaran masyarakat dapat dialokasikan untuk keperluan lainnya”. ucap walikota.
Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr. Suharjo mengatakan saat ini tercatat sekitar 25.000 warga miskin Kota Tegal sudah menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kota. Bagi warga miskin kota yang belum mendapatkan fasilitas PBI dan Jaminan Kesehatan Nasional, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas Kesehatan dan Dinsosnakertrans akan melakukan ‘home visit’ oleh tim yang ditunjuk. “Hal ini dilakukan untuk memastikan status ekonomi warga yang bersangkutan sehingga harapannya progam ini menjadi tepat sasaran”
Indonesia Healthy City Conference & Expo 2016 diikuti oeh 300 peserta dari seluruh Indonesia yang meliputi Walikota dan Bupati, Dinas Kesehatan, Bappeda, Forum Kota Sehat, Dokter, Rumah sakit, perusahaan sektor kesehatan, Industri yang peduli lingkungan sehat, serta akademisi. Hadir pula Walikota Kuching Utara, Malaysia sebagai model kota sehat di negara-negara kawasan ASEAN.
Selain konferensi, diadakan juga pameran kota sehat yang bertujuan sebagai sarana informasi dan penyebarluasan hasil-hasil pembangunan kota sehat, sekaligus sebagai promosi produk-produk kesehatan, jaminan kesehatan, teknologi / alat kesehatan yang diikuti oleh 25 peserta dari Pemerintah Daerah, kementerian, BUMN, dan industri kesehatan.(Daryani/MR/99)

IKLAN

 

Arsip Berita