Home » » BINCANG JKN – KIS BARENG ANDI F. NOYA

BINCANG JKN – KIS BARENG ANDI F. NOYA

Written By Media Rakyat on Tuesday, 22 November 2016 | 13:21:00



JAKARTA – (Media Rakyat). Dengan mengusung tema Menuju rakyat rakyat sehat dan sejahtera melalui program JKN KIS, BPJS Kesehatan mengadakan talk Show dengan judul bincang JKN - KIS bareng Andy F . Noya,bertempat di Magnola Grand Ballroom, Hotel Grand Mercure Kemayoran,  Jakarta, 21 November 2016 , malam.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo yang juga sebagai Keynote Speech dalam acara Tersebut,perwakilan dari Gubernur, Walikota dan Bupati. adapun Narasumber adalah Menteri Sosial , Kofifah Indar Para Wansa d, Gubernur, Bupati dan Walikota.
Hadir dari Kota Tegal Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno, Plt Sekda Kota Tegal, Dyah Kemala Sintha, SH. MH dan jajaran , Kepala Cabang BPJS Kota Tegal, Niken.
Dalam Sambutannya Menteri Dalam Negri, Cahyo Kumolo mengungkapkan upaya yang telah dilakukan Kementrian dalam negeri sebagai Koordinator Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan pemerintahan daerah telah berupaya bersama kementrian kesehatan untuk membuat standar pelayanan minimal bidang kesehatan.
“ Pelayanan kesehatan esensial adalah pelayanan yang dianggap sangat penting untuk mencegah atau menanggulangi masalah kesehatan, tugas yang harus diberikan kepada klien, keluarga dan masyarakat termasuk penyuluhan.” Ungkap Cahyo
Sedang kan Kondisi yang diharapkan dalam memberikan pelayanan kesehatan adalah adanya layanan kesehatan yang tersedia dan berkesinambungan, dapat diterima dengan wajar, mudah dicapai, mudah dijangkau dan bermutu, tambah Cahyo.
Sementara itu terhadap Pemda, Cahyo menyatakan akan memastikan pembiayaan jaminan kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu dalam APBD, yang tidak menjadi cakupan Penyelenggaraan jaminan kesehatan melalui BPJS sesuai Permendagri no 31 Tahun 2016 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2017, serta memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat yang mudah dijangkau , nyaman dan dapat diterima oleh masyarakat setempat.
Sedangkan untuk Pemerintah Kota Tegal, seperti yang di ungkapkan oleh Walikota Tegal, KMT. Hj. Siti Masitha Soeparno “ Sudah banyak program program BPJS yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kota Tegal, tinggal kita saja meningkatkan lagi kapasitas yang sekarang baru terdaftar 70 persen kita akan optimalkan dalam waktu dekat mencapai 100 persen, sehingga yang paling penting adalah sosialisasi BPJS, dan inilah salah satu terobosan dalam acara tersebut, bagaimana memicu daerah untuk lebih memberikan terkait pelayanan kesehatan terkait kepada masyarakat sehingga masyarakat A ware dengan program BPJS yang sangat membantu.”
“ Untuk APBD tahun 2017 Pemerintah Kota Tegal sudah mengalokasikan dana 8 Miliar lebih  dan sudah terintegrasi dengan BPJS, kita bisa mendorong lagi dengan program program inovatif lainnya sehingga masyarakat bisa menjadi pemegang BPJS.” Tambah Walikota
Ditambahkan juga oleh Walikota Tegal melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tegal, Dr. dr. Suharjo, MM “ Upaya peningkatan kepesertaan kita mengajak masyarakat untuk ikut program JKN – KIS melalui atau sebagai peserta BPJS mandiri, peningkatan kualitas pelayanan dan mekanisme selektifitas untuk yang memang benar benar tidak mampu untuk menghindari salah sasaran untuk BPJS kesehatan kepesertaan (Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang di biayai oleh Pemerintah Kota Tegal ”. (Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita