Home » » WALIKOTA MINTA LAHAN TERBENGKELAI DIJADIKAN RTH GUNA TANGGULANGI BANJIR DIKAWASAN PERUMAHAN

WALIKOTA MINTA LAHAN TERBENGKELAI DIJADIKAN RTH GUNA TANGGULANGI BANJIR DIKAWASAN PERUMAHAN

Written By Media Rakyat on Friday, 7 October 2016 | 16:59:00

Walikota tinjau lokasi yg akan dijadikan RTH
TEGAL-(Media Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno bersama Jajaran Kepala SKPD di Lingkungan Kota Tegal kunjungi Perumahan Abdi Negara yang terletak di RT 06 RW 05 Kelurahan Pekauman yang baru saja terkena Banjir, Rabu (5/10).  Kunjungan ini adalah untuk berdiskusi dengan warga perumahan terkait persoalan banjir ditempat itu beserta penangananya di masa yang akan datang.  
Salah satu warga perumahan Abdi Negara Tedi mengatakan banjir yang melanda perumahan ini baru pertama kali terjadi setelah 36 tahun terakhir, menurutnya hal ini terjadi karena berkurangnya lahan resapan air. Dulu ketika hujan, air langsung mengalir ke arah sawah, tapi sekarang sawah-sawah tersebut sudah banyak menjadi bangunan sehingga air tidak bisa lagi meresap. katanya. 
Bersama dengan warga lainnya Tedi juga meminta kepada walikota agar tanah Pemerintah Kota Tegal yang saat ini masih menjadi sawah yang berlokasi disebelah barat perumahan agar tetap dibiarkan terbuka. kalo bisa jangan dibangun apa-apa biar jadi kawasan resapan ” ucap Tedi kepada Walikota.
Menanggapi hal itu, walikota mengatakan tanah seluas 1500 M2 milik Pemerintah Kota Tegal itu dapat dibuat taman kota sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH), selain sebagai taman kota,  kawasan tersebut juga  akan dilengkapi dengan taman baca untuk anak. Sehingga anak-anak dikawasan perumahan ini dapat memanfaatkan fasilitas itu. Hal ini sesuai target Kota Tegal satu kelurahan satu taman. terang walikota. Walikota juga meminta adanya bangunan tangga yang menutupi jalan menuju sawah yang akan dijadikan taman kota agar ditertibkan karena menutupi akses jalan sebagai fasilitas umum dikawasan tersebut. 
Sementara itu kepala DPU Kota Tegal Sugiyanto mengatakan terkait persoalan banjir, saat ini sesuai dengan instruksi  walikota, pihaknya  sedang fokus pada penataan drainase.  Rencananya kedepan  sistem drainase akan terpusat pada kolam retensi yang berada di utara, tepatnya di kelurahan Tegalsari. Namun untuk saat ini pihaknya baru membangun kolamnya. Rencanya di tahun 2017 kolam tersebut sudah dilengkapi dengan rumah pompa 4 yang akan diarahkan ke saluran akhir Si Watu. Harapanya wilayah seperti Pekauman dan Tegalsari pada masa yang akan datang dapat terbebas dari banjir pungkasnya,( Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita