Home » » PEKAN PRODUK BUDAYA NUSANTARA EXPO DAN FORUM 2016

PEKAN PRODUK BUDAYA NUSANTARA EXPO DAN FORUM 2016

Written By Media Rakyat on Monday, 24 October 2016 | 17:06:00

TEGAL– (Media Rakyat). Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian Warisan Budaya baik benda dan tak benda Indonesia dan Kota Pusaka serta memamerkan kekuatan produk budaya Indonesia dari berbagai daerah dan Komunitas kepada masyarakat luas maka Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Kementrian dalam Negeri Republik Indonesia mengadakan Pekan Produk Budaya Pekan Produk Budaya Nusantara Expo dan Forum 2016.
Acara yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (19/10) menampilkan berbagai kesenian yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia diantaranya dari Toraja Utara Provinsi Sulawesi selatan Tari Pagelu, dan dari Papua dengan Tari Tifa.
Acara di mulai pada hari Rabu, 19 Oktober 2016 dan penutupan tanggal Minggu, 23 Oktober 2016 dengan jumlah peserta kurang lebih sekitar 220 terdiri dari 27 Provinsi, 15 Kementrian dan Lembaga 148 Kabupaten Kota dan 30 Dunia usaha dan Komunitas, salah satu Kota yang ikut diantaranya adalah Kota Tegal, bidang pameran ada 125 bidang gelar seni dan budaya , 5 bidang konferensi , secara khusus menampilkan 16 warisan budaya dan alam dunia dan warisan budaya tak benda
Kegiatan ini terdiri dari 3 kegiatan yaitu Pameran gelar seni dan budaya , Konferensi dan Forum “Untuk memeriahkan diadakan lomba karnaval dan kegiatan social” ungkap ketua panitia yang juga Direktur jendral poliktik dan Pemerintahan umum bpk Sudarmo ,
Acara yang bertemakan menuju kemandirian dan kepribadian bangsa yang berbudaya revolusi mental mengembangkan budaya kreatif untuk ketahanan ekonomi dan daya saing tersebut dihadiri Menko PMK, Puan Maharani, Mendagri Tjahyo Kumolo, Mentri desa dan daerah tertinggal , Eko Putro Sanjoyo, gubernur Kalteng , Duta Besar dari Negara Sahabat, Gubernur Kalimantan Utara , direktur utama pengelola TMII serta Walikota dan Bupati dan peserta yang lain.
Sambutan Presiden Joko Widodo disampikan oleh Menko PMK Puan Maharani “ kegiatan ini merupakan kegiatan strategis dan mendorong pembangunan karakter untuk mempertegas kepribadian dan jati diri bangsa sesuai dengan amanat tri sakti sebagaimana menjadi visi pembangunan Nasional saat ini.”
“ Melalui kegiatan ini kita berupaya membangun potensi produk budaya sebagai kekuatan dalam memperteguh semangat Bhineka Tunggal Ika yang sekaligus juga memperkuat potensi perekonomian rakyat.” Ungkap Jokowi.
“ Kegiatan ini merupakan gotong royong berbagai pihak tentu saja kementrian dan lembaga, dan tentunya jika acara ini diadakan tahun depan akan berjalan lebih baik dan lancar” Ujar Puan.
Acara secara resmi dibuka dengan dengan pemukulan gondang Sembilan secara bersama dengan mendagri Tjahyo Kumolo, menteri desa tertinggal gubernur serta dan jajaran kementrian pusat.
Acara dilanjut dengan kunjungan stand pameran, salah satu Stand pameran dari Kota Tegal yang dikunjungi Menko PMK, Puan Maharani, Mendagri Tjahyo Kumolo, Mentri desa dan daerah tertinggal , Eko Putro Sanjoyo, dan dari jajaran Kementrian, disambut secara langsung oleh Walikota Tegal. KMT. Hj Siti Masitha Soeparno yang di dampingi Plt. Sekda Kota Tegal, Dyah Kemala Sinta, SH.MH,  Assisten 2, Herlien Tedjo Oetami. SH, Kepala Dinporabudpar, Drs. R Suprianta dan Jajaran, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Drs. Hendiati Bintang Takarini, MM  serta Sinok Sitong duta Wisata Kota Tegal.
Materi Stand dari Kota Tegal menampilkan, Wayang Golek Cepak, Batik Tegal, Sarung Goyor, Foto-foto cagar budaya, Kuliner (sate kambing , Tahu aci, Poci, Pilus, Krupuk antor, Ponggol, Glotak), alat music Balo-balo, Poci Batik dan lainnya.
Saat kunjungan tersebut Puan Maharani sempat mencicipi makanan khas Kota Tegal yaitu Tahu Aci dan Glotak dan Mendagri Tjahyo Kumolo yang juga mencicipi beberapa tusuk sate kambing muda Khas Tegal yang nikmat dan empuk dagingnya, oleh Walikota dalam kesempatan itu juga diberikan satu set Poci dan gelas dari tanah khas Kota Tegal kepada rombongan tersebut.
Stand Kota Tegal merupakan salah satu Stand yang banyak dikunjungi oleh penonton maupun dari penjaga stand dari daerah lain, ini seperti diungkapkan Widiastuti dari Bolongon Utara Provinsi Sulawesi Utara “ saya berterima kasih bisa berkunjung ke Stand Kota Tegal, Ibu Walikotanya Cantik, Baik, ramah” ungkapnya.
“ Dan untuk satenya rasanya enak, empuk banget, beda dengan rasa dan daging yang biasa kita makan, agak keras.” Tambah Widiastuti.
Juga ada dari Sulawesi Selatan, Nurul  “ Dagingnya empuk, rasanya enak satenya” ungkapnya
 “ Banyak sekali cagar budaya yang perlu dilestarikan dan dimasukan ke dalam daftar kota pusaka sehingga dari proses sebelum acara ini sudah ada koordinasi dengan kementrian terkait bahwa Kota Tegal mempunyai potensi yang sangat besar, dengan bangunan bangunan yang sudah diatas seratus tahun seperti, gedung DPRD, Stasiun Kereta api Kota Tegal, Menara PDAM, jadi itulah yang dijadikan potensi agar Kota Tegal bisa menjadi daftar Kota Pusaka di dunia.” Ungkap Walikota
“sesuai dengan tema acara ini , potensi potensi local lainnya yang diharapkan menjadi penunjang program dari potensi kota pusaka.” Tambah Walikota  
Selama acara berlangsung Kota Tegal juga menampilkan Tari Mina Lodra dan Retno Tanjung yang masing masing dibawakan oleh 9 penari pada hari Sabtu 22 Oktober 2016
Walikota Tegal direncanakan menjadi narasumber pada Pekan Produk Budaya Indonesia (PPBI), pada tanggal 22 Oktober 2016 sekitar Pukul 08.30 – 10.00 WIB yang bertempat di Zona Ekslusif – Outdoor Hall, Taman Mini Indonesia Indah adapun tema dalam dialog tersebut adalah Dialog Nasional Kebudayaan Indonesia 2016.

IKLAN

Arsip Berita