Home » » WAHID (19), BOCAH PENDERITA OBESITAS DI JENGUK WALIKOTA

WAHID (19), BOCAH PENDERITA OBESITAS DI JENGUK WALIKOTA

Written By Media Rakyat on Wednesday, 28 September 2016 | 12:11:00

TEGAL- (Media Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno memerintahkan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah Kota Tegal untuk memberikan pelayanan ekstra kepada Wahid (19) bocah penderita Obesitas dan Autis. Hal itu diungkapkan Walikota Tegal seusai menjenguk Wahid di RSUD Kardinah, Minggu (25/9).
Wahid (19) merupakan anak dari pasangan Zaeni dan Winarni warga Jalan Tentara Pelajar RT 04 RW 1 Kelurahan Slerok Kota Tegal. Ayahnya yang hanya berprofesi sebagai Satpam diBalai Yasa Kota Tegal dan Ibu nya yang hanya Ibu Rumah Tangga membuat penanganan Wahid terlambat. Winarni ibunda Wahid mengatakan sebelum dibawa ke Rumah Sakit Kardinah dirinya hanya berkonsultasi dengan dokter terkait kondisi Autis putranya. Winarni menambahkan Wahid mulai “Doyan” makan sejak dinyatakan autis pada usia 3 tahun, sehingga berat badanya terus bertambah sampai sekarang mencapai 180 Kg di usia yang baru 19 tahun.
Tidak hanya menjenguk, Dalam kapasitasnya sebagai Ketua PMI Kota Tegal walikota juga memberikan bantuan Tali Asih kepada Wahid yang diterima Winarni selaku ibu kandung Wahid. “Hal ini sebagai bentuk kepedulian dari program Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal untuk selalu memperhatikan semua warga Kota Tegal yang membutuhkan bantuan, seperti Wahid”, ungkap walikota.
Selain dukungan medis, Wahid juga memerlukan bantuan dari segi materi untuk mendapatkan perawatan yang maksimal dirumah sakit. “Kita juga senang karena keluarganya ikut mendukung kesembuhan Wahid sehingga bisa mendapatkan perawatan yang baik disini”, ucap Walikota.
Terkait dengan biaya rumah sakit, walikota menjelaskan semua biaya akan ditanggung BPJS Kesehatan meskipun demikian Pemerintah Kota Tegal tetap mengupayakan kepada pihak rumah sakit agar tetap memberikan pelayanan yang ekstra kepada Wahid. Karena selain obesitas Wahid juga menderita penyakit autis, sehingga perlu perwatan yang intensif dan tidak instan. “Saya harap kondisi Wahid bisa ditangani di RSUD Kardinah, sehingga tidak perlu merujuk ke rumah sakit lainnya.”,pungkas Walikota. Walikota juga berharap dengan mendapatkan perawatan yang maksimal berat badan Wahid dapat kembali normal.
Sementara itu dr. Tri Setyo, Spesialis Kejiwaan mengatakan selain menderita obesitas Wahid juga menderita autis. Namun untuk saat ini kondisi autisnya sudah dapat dikontrol dengan obat.  Fokus saat ini ke obesitas, mengingat kondisi ini akan berdampak pada semua organ dalamnya. “Karena itu tidak hanya dokter Jiwa dan Ahli Gizi saja yang menanganinya, namun juga melibatkan dokter spesialis penyakit dalam lainnya”,pungkas Tri Setyo.

IKLAN

Arsip Berita