Home » » LAUNCHING CALL CENTRE SPGDT 119 RSUD Dr.M. ASHARI PEMALANG

LAUNCHING CALL CENTRE SPGDT 119 RSUD Dr.M. ASHARI PEMALANG

Written By Media Rakyat on Wednesday, 28 September 2016 | 12:55:00

PEMALANG – (Media Rakyat). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. M. Ashari Pemalang meluncurkan program Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu 119 (SPGDT) dan Sistem Jejaring Rujukan Maternal dan Neonatal (Sijari Emas), Selasa (27/9/2016).
Acara launching ditandai dengan pemotongan pita yang dibentangkan di depan 3 unit mobil ambulan yang disiapkan untuk mendukung program SPGDT dan Sijari Emas. Pemotongan pita yang dilakukan oleh Wakil Bupati Pemalang H. Martono tersebut diadakan di halaman RSUD Dr. M. Ashari.
" kedua sistem yaitu SPGDT dan Jemari Emas merupakan program rintisan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengurangi angka kematian. Baik yang disebabkan karena kondisi gawat darurat maupun ibu hamil dan melahirkan ".sambutan Bupati yang disampaikan oleh Wakil Bupati H. Martono. selasa (27/9/2016).
Bupati berterima kasih dan mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemalang yang telah bekerja keras mempelajari dan mencoba sistem-sistem tersebut, hingga akhirnya pada hari ini bisa diterapkan di Kabupaten Pemalang. Bupati berharap tujuan dibuatnya sistem tersebut, yaitu untuk menurunkan angka kematian karena kondisi gawat darurat serta ibu hamil dan melahirkan, bisa tercapai.
SPGDT akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan kedaruratan. Dengan menelpon call center 119 yang berkedudukan di RSUD Dr. M. Ashari, masyarakat bisa mendapatkan informasi rumah sakit, yang pada saat itu paling siap memberikan layanan kedaruratan, petunjuk untuk pertolongan pertama dan menggerakkan angkutan gawat darurat ambulan rumah sakit untuk penjemputan pasien.
Adapun Sijari Manis merupakan sebuah sistem informasi terpadu yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan proses pertukaran informasi dan komunikasi rujukan gawatdarurat ibu dan bayi baru lahir. Dengan Sijari Manis maka komunikasi dan kolaborasi jejaring rujukan dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Data yang terkumpul dapat digunakan untuk peningkatan kualitas rujukan, baik dari sisi perujuk maupun tempat tujuan rujukan.Tegasnya.(Heri/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita