Home » » KOTA TEGAL SIAP WUJUDKAN TEGAL SEBAGAI KOTA LAYAK ANAK

KOTA TEGAL SIAP WUJUDKAN TEGAL SEBAGAI KOTA LAYAK ANAK

Written By Media Rakyat on Wednesday, 28 September 2016 | 13:03:00

JAKARTA - (Media Rakyat). Dalam rangka mewujudkan Kota layak anak, Walikota Tegal KMT. Hj Siti Masitha Soeparno bersama, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB), Siti Cahyani Ssos MSi, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Sri Gunarto, SH. M.M dan dari Sekretariat PPT Puspa, Dewi Umaroh melakukan Audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP &PA), Yohana Yembise di Ruang Kerja Kementrian PP&PA , Senin (26/9).
Dalam audiensi tersebut Walikota menginginkan agar  Kota Tegal mendapat dukungan sarana dan prasarana agar lebih mobile dalam melayani “Itu yang paling utama”. Ungkap Walikota
Berdasarkan data dari BPMPKB seperti yang disampaikan Walikota melalui  Sekretaris BPMPKB, Siti Cahyani Ssos MSi “Kecendrungan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Tegal selama tahun 2014 adalah 23 sementara untuk kasus KDRT tahun 2015 adalah 15 kasus.
Menurut Walikota  “Terkait dengan kota layak ini seperti yang disampaikan saat sosialisasi memang tidak hanya terkait dengan BPMPKB saja, harus bersinergi dengan SKPD terkait , inilah yang ingin saya buat formula.”
Konsennya karena wilayah Kota Tegal adalah berada di pesisir dan banyak nelayan disitu dan memang anak - anak nelayan ini oleh orang tua belum mempunyai kewajiban untuk merasakan pendidikan , lebih baik mereka lulus sekolah dasar membantu orang tuanya kerja, “Saya ingin membuat gerakan keesadaran.” Ungkap Walikota.
Yohana Yembise memberikan apresiasi apresiasi kepada Pemetintah Kota Tegal yang sangat memperhatikan tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, “ saya sangat senang bisa ketemu dengan saya hari ini itu yang saya mau, saya sudah memakai kepala daerah perempuan untuk menjadi model di suatu daerah, maksudnya bisa membuat perubahan , karena kita sekarang sedang mengejar –ngejar kesetaraan , perindungan terhaap perempuan dan anak terhadap kekerasan” ungkap Yohana. (Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita