Home » » LIMA NOMINATOR SAYEMBARA DESAIN MASJID AGUNG PEMALANG BEREBUT HADIYAH 100 JUTA

LIMA NOMINATOR SAYEMBARA DESAIN MASJID AGUNG PEMALANG BEREBUT HADIYAH 100 JUTA

Written By Media Rakyat on Friday, 5 August 2016 | 16:11:00

Penjuian Desain Masjid Agung Pemalang
PEMALANG - (Media Rakyat). Setelah melalui berbagai tahapan penilaian dan evaluasi teknis terhadap ratusan dokumen karya peserta yang lulus sayembara desain Masjid Agung Pemalang, akhirnya tim juri sayembara desain Masjid Agung Pemalang, memutuskan untuk mengambil 99 Peserta, dan kemudian disaring lagi hingga menjadi lima peserta sayembara yang berhak meneruskan untuk berebut menjadi yang terbaik pada sayembara desain tersebut.
Adapun kelima nominator tersebut yakni, Budi Suma’atmaja dari PT Anggara Architeem Jakarta Selatan, Robi Aria Samudra (kelompok samudra bersaudara) Jakarta Timur, Rahmat Kurniawan ,Msc dari Batam, Dian Alfianto Budi Susilo dari Surakarta, Akbar Hantar Ramadhan dari Cilacap.
Selanjutnya kelima nominator akan melaksanakan paparan pada 28 Juli 2016, tetapi karena alasan teknis kesiapan para juri, serta agar memberikan kelonggaran waktu bagi nominator untuk mempersiapkan materi paparan dan pembuatan miniatur Masjid Agung Pemalang, maka penjurian di tahap ini ditunda pelaksanaannya pada hari ini Selasa, (2/8/2016).
Pada penjurian tahapan ini diharapkan dapat ditentukan pemenang sayembara I, II, III, nominasi I dan nominasi II.
Kepala pelaksana sayembara desain Masjid Agung Pemalang, Ir.Sudaryono,CES, menjelaskan, pemenang I berhak atas hadiah uang sebesar100 juta, pemenang II mendapat hadiah uang sebesar 40 juta, Pemenang III berhadiah uang sebesar 20juta, dan nominasi I mendapat uang sebesar, 7,5 juta, nominasi II mendapat hadiah uang sebesar 5juta.
"bahwa pihaknya akan menggunakan hasil pemenang ini untuk mewujudkan harapan masyarakat Pemalang, disesuaikan dengan anggaran yang ada, selain itu, yang lebih penting lagi, adalah menjadikan Masjid dan Alun – alun sebagai simbol kota Pemalang. Maka pihaknya berharap agar antara Masjid Agung dan Alun – alun walaupun terpisah namun ada satu kesatuan" Dikatakan Bupati Pemalang H. Junaedi, SH, MM.
“Manakala di Masjid Agung penuh untuk kegiatan beribadah, alun – alun dapat menampung disaat , – saat tertentu”.Ujar Bupati usai dinobatkan sebagai juri kehormatan pada tahap penjurian tersebut. (Heri/MR/99)

IKLAN

 

Arsip Berita