Home » » BIAYA HAJI TAHUN 2016 TURUN

BIAYA HAJI TAHUN 2016 TURUN

Written By Media Rakyat on Tuesday, 2 August 2016 | 20:01:00

Walikota sapa para calon haji
TEGAL-(Media Rakyat). Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2016 untuk Embarkasih Solo turun dibandingkan tahun sebelumnya. BPIH tahun 1437 H/ 2016 M sebesar Rp. 34.841.414,-, lebih rendah Rp. 1.155.586,- dari tahun 2015 sebesar Rp. 35.997.000, BPIH tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden RI No. 21 Tahun 2016 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler Tahun 1437 H / 2016 M.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Penyelenggara Haji dan Umroh atau Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal H. Nuril Anwar, SH, MH saat Pembukaan Bimbingan Manasik Haji Kota Tegal Tahun 1437 H / 2016 M di Gedung Mulya Damai Kota Tegal, Selasa (2/8). Disampaikan Nuril Anwar, waktu pelunasan BPIH tahap I dimulai tanggal 19 Mei sampai dengan 10 Juni 2016 di bank penerima setoran BPIH. Kemudian tahap II dimulai tanggal 13 Juni sampai 30 Juni 2016. Apabila jamaah haji yang telah masuk dalam kouta berangkat tahun 1437 H,  namun tidak melakukan pelunasan, makas secara otomatis yang bersangkutan menjadi waiting list untuk pemberangkatan tahun berikutnya,” tegas Nuril Anwar dihadapan para jamaah calon haji Kota Tegal peserta Bimbingan Manasik Haji.
Hadir Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setda Kota Tegal Drs. M. Ali Rosyidi, MPd, tokoh masyarakat dan tokoh ulama kota tegal. Dalam kesempatan itu, Nuril juga memperkenalkan para petugas haji yang akan mendampingi dan melayani para jamaah saat berada di Tanah Suci. Antara lain TPHI Drs. H. Tohari, MPd, TPIHI Dr. H. Ahmad Furqon, LC, MA, TPHD Kota Tegal Cahyo Supriyadi, TKHD dr. Teti Aidawati dari Pemalang, TPHD Kabupaten Pemalang Drs. S. Kohar, TKHI dr. H. Noor Hasyim Afro. Sementara untuk paramedis Aris Suroji Mian dan Hj. Afia Kurniawan Muhab. Mengenai Bimbingan Manasik, Nuril Anwar menyebut kegiatan  tersebut untuk memberi bekal pengetahuan Bimbingan Manasik Haji kepada para jamah calon haji agar dalam melaksanakan ibadahnya berhasil dengan baik dan sempurna. Serta diharapkan dapat kembali ke kampung halaman dengan membawa predikat haji mabrur.
Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kota Tegal dilaksanakan dua kali pertemuan, hari Senin (1/8) – Selasa (2/8) pukul 08.00 WIB di Gedung Mulya Damai Jl. Wahid Hasyim No. 1 Tegal. Sementara Manasik Haji Tingkat Kecamatan dilaksanakan enam kali pertemuan dari Rabu (3/8) sampai dengan Selasa (9/8) pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Bertempat di wilayah Kecamatan Tegal Barat di KUA Kecamatan Tegal Barat Jl. Hang Tuah Tegalsari, Wilayah Kecamatan Tegal Selatan di KU Kecamatan Tegal Selatan Jl. Teuku Cik Ditiro, Wilayah Kecamatan Margadana di TK Negeri Pembina Jl. Abdul Syukur dan Wilayah Kecamatan Tegal Timur bertempat di Aula Kankemenag Kota Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan No. 99 Kota Tegal. Sementara Peragaan Manasik Haji dilaksanakan pada  hari Minggu (14/8) pukul 05.30 WIB sampai selesai di Halaman Kantor Kementerian Agama Kota Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan Kota Tegal. Peserta Bimbingan Manasik Haji adalah semua jamaah calon haji Kota Tegal Tahun 1437 H/2016 M terdiri dari jemaah yang berhak melunasi tahun 1437 H/ 2016 M sebanyak 203 orang yang terdiri dari jemaah laki-laki 86 orang dan jamaah perempuan sebanyak 117 orang.
Peserta bimbingan manasik kelompok di masing-masing kecamatan terdiri dari Kecamatan Tegal Barat 43 orang, Tegal Timur sebanyak 64 orang, Tegal Selatan sebanyak 57 orang dan Margadana sebanyak 36 orang. Pembimbing manasik antara lain Kepala Staf Penyelenggara Haji Kota Tegal, Pejabat Kementerian Agama Kota Tegal, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dan para ulama Kota Tegal,” sebut Nuril.
Materi Bimbingan yang diberikan antara lain bimbingan manasik haji  kota tegal  antara lain yaitu dari pemerintah
Tentang  penyelenggaraan haji, kebijakan teknis pelayanan pembentukan kloter dan keselamatan penerbangan, bimbingan sholat fardlu di pesawat pemantapan manasik haji dan upaya melestarikan haji mabrur.Bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan terdiri dari, bimbingan  kesehatan,ibadah, manasik haji pembentukan karu/karom, bimbingan tata cara pelaksanaan haji dan dalam perjalanan penerbangan, haji perjalanan manasik umroh dan bimbingan pelaksanaan ibadah haji dan adab berhaji.
Walikota Tegal mengharapkan jamaah calon haji Kota Tegal dapat memahami dan menguasai ilmu manasik serta proses perjalanan ibadah haji. Diharap indikator keberhasilan dari acara manasik ini dapat dicapai setelah mengikuti pembelajaran manasik dengan baik dan mampu  menjelaskan  kepada para peserta haji, menguraikan tata cara ibadah haji dan hikmahnya dan menjelaskan kasus-kasus dalam manasik haji. Oleh karenanya, Walikota mengharapkan agar semua materi yang disampaikan oleh pembimbing dapat diserap dengan baik oleh seluruh jamaah haji. Sehingga kegiatan bimbingan manasik haji ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. walikota juga mengingatkan kepada calon jamaah untuk mempersiapkan kesehatan, masing-masing. Sebab tergolong jenis ibadah haji  sangat menguras tenaga dan pikiran. Sehingga jamaah dapat khusu’ menjalankan ibadah haji. Sehingga pada saat menjadi tamu Allah SWT, saat berada di Tanah Suci Mekkah Al Mukaromah dan Madinatul Munawwaroh dapat menjalankan ibadah dengan baik. Saya berharap jamaah calon haji dapat fokus terhadap penyuluhan yang disampaikan oleh petugas. Jangan sampai tujuan ibadahnya menjadi tidak kita dapatkan hanya karena kita kurang memenuhi syarat dan rukunnya,” pungkas Walikota. (Daryani/MR/99,)Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2016 untuk Embarkasih Solo turun dibandingkan tahun sebelumnya. BPIH tahun 1437 H/ 2016 M sebesar Rp. 34.841.414,-, lebih rendah Rp. 1.155.586,- dari tahun 2015 sebesar Rp. 35.997.000, BPIH tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden RI No. 21 Tahun 2016 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler Tahun 1437 H / 2016 M.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Penyelenggara Haji dan Umroh atau Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal H. Nuril Anwar, SH, MH saat Pembukaan Bimbingan Manasik Haji Kota Tegal Tahun 1437 H / 2016 M di Gedung Mulya Damai Kota Tegal, Selasa (2/8). Disampaikan Nuril Anwar, waktu pelunasan BPIH tahap I dimulai tanggal 19 Mei sampai dengan 10 Juni 2016 di bank penerima setoran BPIH. Kemudian tahap II dimulai tanggal 13 Juni sampai 30 Juni 2016. Apabila jamaah haji yang telah masuk dalam kouta berangkat tahun 1437 H,  namun tidak melakukan pelunasan, makas secara otomatis yang bersangkutan menjadi waiting list untuk pemberangkatan tahun berikutnya,” tegas Nuril Anwar dihadapan para jamaah calon haji Kota Tegal peserta Bimbingan Manasik Haji.
Hadir Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setda Kota Tegal Drs. M. Ali Rosyidi, MPd, tokoh masyarakat dan tokoh ulama kota tegal. Dalam kesempatan itu, Nuril juga memperkenalkan para petugas haji yang akan mendampingi dan melayani para jamaah saat berada di Tanah Suci. Antara lain TPHI Drs. H. Tohari, MPd, TPIHI Dr. H. Ahmad Furqon, LC.MA, TPHD Kota Tegal Cahyo Supriyadi, TKHD dr. Teti Aidawati dari Pemalang, TPHD Kabupaten Pemalang Drs. S. Kohar, TKHI dr. H. Noor Hasyim Afro. Sementara untuk paramedis Aris Suroji Mian dan Hj. Afia Kurniawan Muhab. Mengenai Bimbingan Manasik, Nuril Anwar menyebut kegiatan  tersebut untuk memberi bekal pengetahuan Bimbingan Manasik Haji kepada para jamah calon haji agar dalam melaksanakan ibadahnya berhasil dengan baik dan sempurna. Serta diharapkan dapat kembali ke kampung halaman dengan membawa predikat haji mabrur.
Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kota Tegal dilaksanakan dua kali pertemuan, hari Senin (1/8) – Selasa (2/8) pukul 08.00 WIB di Gedung Mulya Damai Jl. Wahid Hasyim No. 1 Tegal. Sementara Manasik Haji Tingkat Kecamatan dilaksanakan enam kali pertemuan dari Rabu (3/8) sampai dengan Selasa (9/8) pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Bertempat di wilayah Kecamatan Tegal Barat di KUA Kecamatan Tegal Barat Jl. Hang Tuah Tegalsari, Wilayah Kecamatan Tegal Selatan di KU Kecamatan Tegal Selatan Jl. Teuku Cik Ditiro, Wilayah Kecamatan Margadana di TK Negeri Pembina Jl. Abdul Syukur dan Wilayah Kecamatan Tegal Timur bertempat di Aula Kankemenag Kota Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan No. 99 Kota Tegal. Sementara Peragaan Manasik Haji dilaksanakan pada  hari Minggu (14/8) pukul 05.30 WIB sampai selesai di Halaman Kantor Kementerian Agama Kota Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan Kota Tegal. Peserta Bimbingan Manasik Haji adalah semua jamaah calon haji Kota Tegal Tahun 1437 H/2016 M terdiri dari jemaah yang berhak melunasi tahun 1437 H/ 2016 M sebanyak 203 orang yang terdiri dari jemaah laki-laki 86 orang dan jamaah perempuan sebanyak 117 orang.
Peserta bimbingan manasik kelompok di masing-masing kecamatan terdiri dari Kecamatan Tegal Barat 43 orang, Tegal Timur sebanyak 64 orang, Tegal Selatan sebanyak 57 orang dan Margadana sebanyak 36 orang. Pembimbing manasik antara lain Kepala Staf Penyelenggara Haji Kota Tegal, Pejabat Kementerian Agama Kota Tegal, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dan para ulama Kota Tegal,” sebut Nuril.
Materi Bimbingan yang diberikan antara lain bimbingan manasik haji  kota tegal  antara lain yaitu dari pemerintah
Tentang  penyelenggaraan haji, kebijakan teknis pelayanan pembentukan kloter dan keselamatan penerbangan, bimbingan sholat fardlu di pesawat pemantapan manasik haji dan upaya melestarikan haji mabrur.Bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan terdiri dari, bimbingan  kesehatan,ibadah, manasik haji pembentukan karu/karom, bimbingan tata cara pelaksanaan haji dan dalam perjalanan penerbangan, haji perjalanan manasik umroh dan bimbingan pelaksanaan ibadah haji dan adab berhaji.
Walikota Tegal mengharapkan jamaah calon haji Kota Tegal dapat memahami dan menguasai ilmu manasik serta proses perjalanan ibadah haji. Diharap indikator keberhasilan dari acara manasik ini dapat dicapai setelah mengikuti pembelajaran manasik dengan baik dan mampu  menjelaskan  kepada para peserta haji, menguraikan tata cara ibadah haji dan hikmahnya dan menjelaskan kasus-kasus dalam manasik haji. Oleh karenanya, Walikota mengharapkan agar semua materi yang disampaikan oleh pembimbing dapat diserap dengan baik oleh seluruh jamaah haji. Sehingga kegiatan bimbingan manasik haji ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. walikota juga mengingatkan kepada calon jamaah untuk mempersiapkan kesehatan, masing-masing. Sebab tergolong jenis ibadah haji  sangat menguras tenaga dan pikiran. Sehingga jamaah dapat khusu’ menjalankan ibadah haji. Sehingga pada saat menjadi tamu Allah SWT, saat berada di Tanah Suci Mekkah Al Mukaromah dan Madinatul Munawwaroh dapat menjalankan ibadah dengan baik. Saya berharap jamaah calon haji dapat fokus terhadap penyuluhan yang disampaikan oleh petugas. Jangan sampai tujuan ibadahnya menjadi tidak kita dapatkan hanya karena kita kurang memenuhi syarat dan rukunnya,” pungkas Walikota. (Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita