Home » » WALIKOTA TEGAL HADIRI APEL GELAR PASUKAN OPS RAMDANIYAH CANDI 2016

WALIKOTA TEGAL HADIRI APEL GELAR PASUKAN OPS RAMDANIYAH CANDI 2016

Written By Media Rakyat on Friday, 1 July 2016 | 12:00:00

Walikota Tegal Cek Kesiapan Pasukan
BREBES – Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Candi 2016 yang digelar di Stadion Karang Birahi, Kabupaten Brebes, Kamis (30/6).
Apel Gelar Pasukan ini menandai dilaksanakannya Operasi Ramadniya Candi 2016 mulai hari ini, Kamis (30/6) hingga 15 Juli mendatang.
Walikota Tegal mengatakan Kota Tegal siap dilewati para pemudik yang melintas jalur pantura Kota Tegal setelah keluar dari Exit Tol Brebes Timur. Meski diprediksi macet, telah disediakan jalur Jalan Lingkar Utara untuk memecah kemacetan dan rekayasa lalu lintas sepanjang jalur mudik.
“Kesiapan aparat dalam mengamankan Hari Raya Idul Fitri dibuktikan dalam apel gelar pasukan hari ini,” kata Walikota.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang bertindak sebagai Pengambil Apel membacakan sambutan Kapolrei Jenderal Pol Drs Badrodin Haiti, dalam apel yang diikuti oleh 158.402 personel yang akan diterjunkan untuk mendukun Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1437 H tahun 2016.
“Hari ini kita gelar pasukan untuk menunjukkan kepada publik kita siap. Yang biasanya apel ini digelar di Semarang, maka hari ini kita tempatkan di sumber kemacetan. Diharapkan pasukan yang diapelkan akan bisa membantu masyarakat mudik,” jelas Gubernur.
“Kita dibantu oleh bupati dan walikota yang bukan saja di jalur pantura juga yang ada di selatan dan tengah,” sebut Gubernur.
Gubernur saat membacakan sambutan Kapolri Jenderal Pol Drs Badrodin Haiti menerangkan 158.402 personel diterjunkan untuk mendukung penyelenggaraan operasi tersebut."Dalam operasi kemanusiaan ini kekuatan yang akan digelar 158.402 orang. Terdiri dari Mabes Polri 2.043 orang, Polda sebanyak 89.613 orang, serta instansi terkait sebanyak 66.746 orang yang tersebar di 3.097 pos pengamanan dan 1.112 pos pelayanan," terangnya.
Ganjar menjelaskan, Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum mencapai 17,6 juta orang. Terdiri dari penumpang angkutan jalan, angkutan penyeberangan, kereta api, angkutan laut, dan angkatan udara. "Pemudik yang menggunakan mobil pribadi diprediksi 2,4 juta kendaraan. Untuk sepeda motor lebih banyak lagi, sebanyak 5,6 juta kendaraan. Puncak arus mudik lebaran untuk semua moda transportasi diprediksi H-4 dan arus baliknya diprediksi H-3," bebernya.
Usai memimpin Apel Gelar Pasukan, Ganjar didampingi Kapolda Jateng dan Pangdam Jateng memusnahkan ratusan botol minuman keras secara simbolis. Sebagai informasi, jajaran kepolisian resort (Polres) se-eks wilayah Pekalongan berhasil menindak 2.223 kasus miras dengan barang bukti berupa miras sebanyak 436.931 botol selama penyelenggaraan operasi penyakit masyarakat (Ops Pekat) pada kurun waktu 30 Mei hingga 13 Juni 2016.
Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono mengatakan mengenai penamaan Ramadniya dari bahasa sansekerta yang artinya suci. Selain itu bisa diartikan operasi Ramadhan dan Hari Raya.
“Hari ini ada sedikit peningkatan, puncaknya mulai Jumat, Sabtu dan Minggu. Oleh karenanya Pos Terpadu kita tempatkan tahun lalu ditempatkan di Pejagan kita pindah ke Exit Tol Brebes Timur. Personel dari Polda sudah diturunkan hari ini, TNI dan potensi masyarakat dan bhayangkara. Juga dapat tambahan dari Mabes Polri dari ISPN dan Brimob,” jelas Condro.
Kota Tegal disebut Kapolda sebagai titik rawan macet, namun di Kota Tegal telah dibuka jalan lingkar utara yang mengurai kemacetan sampai ke luar Kota Tegal. “Kita akan terapkan kontra flow dari Exit Brebes Timur sampai ke luar Kota Tegal sekitar 10 KM mulai Jumat atau Sabtu,” jelas Condro.

IKLAN

Arsip Berita