Home » » WALIKOTA TEGAL BUKA PUASA BERSAMA 5.000 ANAK YATIM DAN DHUAFA

WALIKOTA TEGAL BUKA PUASA BERSAMA 5.000 ANAK YATIM DAN DHUAFA

Written By Media Rakyat on Monday, 4 July 2016 | 03:09:00

Buka bersama anak 5000 anak yatim
TEGAL – (Media Rakyat). Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno bersama jajaran SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal Buka Puasa Bersama 5.000 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Alun-alun Kota Tegal, Kamis (30/6).
Walikota Tegal juga memberikan tali asih kepada anak yatim dan kaum dhuafa dalam kegiatan tersebut dengan menukarkan kupon yang diberikan pihak kelurahan dimana mereka bertempat tinggal. Penukaran kupon dilakukan di masing-masing stand kelurahan  yang berada di timur Alun-alun. Pemkot Tegal menyediakan sekitar 7.000 bungkus takjil dan ponggol dalam acara buka bersama tersebut.
“Acara ini baru pertama kali dilaksanakan. Ini sebagai salah satu wujud kepedulian dari Pemerintah Kota Tegal kepada warga kita yang masih membutuhkan perhatian,” kata Walikota Tegal.
Kegiatan spektakuler tersebut bertepatan dengan malam Jumat dan malam ke-25 Bulan Ramadhan 1437 H. Kegiatan yang diikuti oleh Anggota Forkopimda Kota Tegal dan Al Habib Thohir bin Abdullah Al Kaff, Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Hijrah Kota Tegal, berlangsung tertib. Meskipun anak yatim dan kaum dhuafa terlihat memenuhi Alun-alun Kota Tegal.
Walikota Tegal mengatakan buka puasa bersama dengan anak  yatim dan kaum dhuafa merupakan pertemuan untuk saling berbagi, terutama bagi masyarakat Kota Tegal yang secara materiil finansialnya kurang beruntung, dan bagi anak-anak yatim.
Disebutkan Walikota, konsep berbagi kepada sesama juga sebagai implementasi rasa syukur atas semua karunia dan rezeki yang sudah diterima. “Karena implementasi paling efektif adalah dengan jalan mempergunakan anugerah dan rezeki di jalan yang benar, serta tak lupa berbagi dengan orang-orang yang kurang beruntung. Kita juga harus selalu selalu ingat bahwa begitu banyak saudara kita yang masih membutuhkan uluran tangan kita,” tutur Walikota.
Menurut Walikota, anak yatim mendapat perhatian khusus dan dimuliakan Allah SWT. Bahkan Allah SWT menyatakan seseorang telah mendustakan agama, ketika ia telah nyata menghardik dan berlaku sewenang-wenang kepada anak yatim sehingga betapa istimewanya anak yatim di mata Allah SWT.
Oleh karenanya, Walikota mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Tegal agar lebih memerhatikan anak yatim. “Kasihi dan lindungilah mereka, layaknya mengasihi dan melindungi diri sendiri. Karena ini adalah perintah Allah SWT. Yang terpenting adalah niatkkan semua yang kita lakukan sebagai ibadah, membhaktikan diri kita untuk menolong orang lain. Serta hanya mengharap ridho dari Allah SWT,” tutur Walikota.
Dalam kegiatan buka puasa bersama yang menggandeng relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal, Walikota Tegal akan memberikan santunan atau tali asih kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang hadir sekitar 5.000 orang di Alun-alun Kota Tegal. Usai berbuka puasa bersama, Walikota direncanakan akan sholat Maghrib berjamaah dengan peserta buka bersama di Alun-alun Kota Tegal.
Salimatun (16), salah seorang anak yatim dari Panti Asuhan Sukomulyo mengaku buka puasa bersama di Alun-alun merupakan hal pertama yang dialaminya. Ia mengaku senang karena dapat berkumpul dengan anak yatim lainnya yang senasib sepenanggungan namun dapat menikmati kebahagiaan dengan berbuka puasa bersama Walikota dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemkot Tegal.
“Penginnya setiap tahun kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan terus setiap tahun,” kata siswi kelas XI SMK Astrindo itu.
Sementara Yuli (38) Warga Jl Salak mengaku berbagai kegiatan yang dilakukan Pemkot dibawah kepemimpinan Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mampu menyentuh kaum dhuafa yang memang memerlukan perhatian.
Habib Tohir dalam tausiahnya menguraikan keutamaan dan kebesaran Bulan Suci Ramadhan apalagi dapat menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa. Habib Tohir mengatakan siapa yang peduli terhadap anak yatim besok diakherat kelak bersama Nabi Muhammad, gambarannya seperti dua jari, yang berarti sangat dekat.
“Alhamdulillah Pada hari ini Ibu Walikota memberikan  amalan sangat indah dan sangat baik, perlu kita dukung dan Insyallah dapat dilestarikan buka puasa bersama dengan suadara-saudara, anak-anak kita, mereka yang dhoif, mereka yang dhuafa, mereka yang anak-anak yatim, insyallah dengan rasa iba dan kasih sayang inilah Allah turunkan kasih sayangnya kepada kita. Allah perhatikan kita, sehingga kita Insyallah termasuk umat yang disayang Allah SWT,” kata Habib Toir.
Ditambahkan Habib Tohir, dosa dan maksiat yang dikerjakan yang mengakibatkan kemarahan Allah SWT, insyallah akan terhindar dengan kasih sayang sesama manusia. “Inilah ajaran Nabi Muhammad. Lihat lah mereka gembira dan senang. Insyallah kita disenangkan oleh Allah SWT,” tutur Habib Tohir. (Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita