Home » » TBM PUBLIK SAKILA KERTI MERESMIKAN "KOPI LITERASI"

TBM PUBLIK SAKILA KERTI MERESMIKAN "KOPI LITERASI"

Written By Media Rakyat on Monday, 18 July 2016 | 21:28:00

Penandatanganan prasasti oleh Ditje PAUD dan Dikmas Kemendikbud

TEGAL- (Media Rakyat). Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud Dr. Erman Syamsudin meresmikan Program "Kopi Literasi" di TBM Publik Sakila Kerti  Komplek Terminal Bus Kota Tegal Senin (18/7). 
Peresmian dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh Erman disaksikan Asisten II Sekda Kota Tegal Herlien Tedjo Oetami, SH dan Ketua TBM Sakila Kerti Dr Yusqon MPd. 
Dalam sambutan Walikota yang dibacakan Asisten II, Walikota menyebut pendidikan  keaksaraan merupakan prasyarat untuk belajar sepanjang hayat. Selain berfungsi untuk mengentaskan kemiskinan, sekaligus mampu meningkatkan keberdayaan personal untuk memperoleh pencerahan dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Disebutkan Walikota, tumbuhnya Taman Bacaan Masyarakat  (TBM) merupakan mitra pemerintah, merupakan pendekatan keaksaraan fungsional dengan proses dinamis yang mampu membuat warga dapat menguasai dan menggunakan kemampuan menulis, membaca serta berhitung untuk menganalisa dan memecahkan masalah yang dihadapi.
“Sehingga keberadaan TBM mampu membuat warga belajar memotivasi dan memberdayakan dirinya untuk meningkatkan taraf hidup dan mandiri,” tutur Walikota.
Keberhasilan TBM di masyarakat dibuktikan dengan meningkatnya jumlah kelulusan pendidikan kesetaraan Paket A dari 52 orang yang lulus 48 orang di tahun 2015. Sedangkan Paket B lulus 146 dari 147 siswa. Sementara Paket C Utama (IPA) dari peserta sebanyak 37 orang yang lulus 30 orang. Dan untuk Paket C (IPS) dari 263 siswa yang lulus 222 siswa.
“Oleh karena itu, dalam rangka menurunkan angka buta aksara di Kota Tegal, Pemkot melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga mitra pendidikan non formal seperti muslimat NU, PKK, Asiyiyah, Kowani, Lembaga Keagamaan, Perguruan Tinggi melalui KKN Tematik dan pusat kegiatan Belajar Masyarakat, sanggar kegiatan belajar, forum tutor keaksaraan, lembaga swadaya masyarakat sebagai inovasi dan latihan kecakapan hidup. Pengembangan pendidikan berkelanjutan juga kita dorong,” tutur Walikota.
Direktur Pembinaan Pendidikan dan Kesetaraan Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud Dr. Erman Syamsudin mengatakan pendidikan non formal itu suasananya membaur dengan lingkungan sekitar,  dengan suasana santai tetapi tidak meninggalkan kreatifitas tanpa melenceng dari tujuan utama mencerdaskan kehidupan bangsa.
Harapannya program “Kopi Literasi” menjadi titik awal tercetusnya “Kampung Literasi” yang akan dikembangkan menjadi sentra kehidupan,  dari pengembangan budaya baca sampai untuk mengasah keterampilan sesuai tujuan utama pendidikan non formal. Nantinya TMB diharapkan akan menjadi daya tarik bagi masyarakat yang telah lanjut usia agar tetap bisa belajar,” ungkapnya.
Setelah kunjungan di TBM Sakila Kerti, rencananya Direktur Pembinaan Pendidikan dan Kesetaraan Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendagri bersama rombongan akan melakukan pertemuan di PKBM Sarana Maju untuk membahas pengembangan TBM selanjutnya.
Peresmian “Kopi Literasi” dihadiri oleh Ketua TBM Syakila Kerti, Dr. Yusqon, M.Pd,  Asisten II Herlien Tedjo Oetami, SH, Kepala SKB Kota Tegal , Forkopimca, dan warga belajar binaan TBM Publik Sakila Kerti. (Aris/Daryani/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita