Home » » MALAM TAKBIRAN WALIKOTA BAGIKAN BINGKISAN KE PETUGAS

MALAM TAKBIRAN WALIKOTA BAGIKAN BINGKISAN KE PETUGAS

Written By Media Rakyat on Saturday, 9 July 2016 | 03:36:00

Walikota serahkan bingkisan ke petugas
TEGAL - (Media Rakyat) Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno memimpin kegiatan Monitoring Malam Takbiran bersama anggota Forkopimda dan didampingi Kepala SKPD di Lingkungan Pemkot Tegal pada malam 1 Syawal 1437 H, Selasa (5/7) malam. 
Dalam kegiatan itu, Walikota dan anggota Forkopimda menyerahkan bingkisan untuk para petugas posko keamanan sebanyak 6 bingkisan untuk 6 posko dengan rute yang telah ditentukan.
Monitoring Malam Takbiran merupakan program yang diadakan selalu oleh Pemerintah Kota Tegal bersama Forkopimda dengan mengadakaan pemantauan khususnya pada malam takbiran.
Untuk rute dimulai dari Balaikota Tegal-Alun-alun-Jl. Pancasila- Posko Stasiun (1)– Jl Semeru – Jl Abimayu - Jl. Perintis Kemerdekaan – Posko Lintasan KA (2)– Jl. Martoloyo – Jl. Yos Sudarso – Jl. MT Haryono – Jl. Gajahmada- Jl. Sutoyo – Posko Maya (3) – Jl. Kol Sugiono – Jl. Cipto Mangunkusumo –Jl. Ki Hajar Dewantoro – Sumurpanggang- Kalinyamat Wetan – Kalinyamat Kulon – Jl. Cik Di Tiro -Makam Debong Kidul (4) - Jl. Teuku Umar – Jl. KS Tubun –Pos Polisi Perempatan Kejambon (5) - Jl. Sultan Agung – Posko Lintasan KA (6) –Jl. AR Hakim – Jl. Kartini- Jl. KH Ahmad Dahlan - Alun-alun dan finish di Balaikota.
Kepala Kesbanglinmas Kota Tegal Drs. Soeripto mengatakan rute monitoring berubah dari rencana rute awal. Sebab ada ruas jalan yang macet total di Pantura tidak dilewati seperti rencana. Antara lain JL. Cipto Mangunkusumo – Kaligangsa – putar arah jembatan Kaligangsa- Kaligangsa-Posko Dishub (6)- Posko Terminal (7) – Jl. Mataram (8) - Jalingkut-Jl. Hang Tuah – Jl. Letjen Suprapto-Jl. DI Panjaitan – Jl. Ahmad Yani tidak dilewati. “Jalur itu sedang macet kalau kita lewat nanti tidak bisa bergerak,” ungkap Soerpto.
Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menyebut mudik tahun ini menuju ke Jawa Tengah, sangat padat dan Kota Tegal menjadi daerah lintas. “Salah satu koordinasi yang dilakukan dengan menurunkan semua armada dengan sarana dan prasana memadai, serta sebagai bentuk perhatian kepada petugas yang bekerja selama 24 jam non stop sehingga diharapkan memberikan semangat kepada petugas untuk dapat bekerja dengan baik, yang terpenting suasana berjalan dengan kondusif,” tutur Walikota disela-sela kegiatan Monitoring Malam Takbiran.
Kemacetan yang terjadi di Kota Tegal, diungkapkan Walikota memang diluar perkiraan. Pemudik tahun ini lebih banyak daripada yang diprediksi. “Sebetulnya dari sarana dan prasarana serta fasilitas sudah sangat memadai, kita juga mengantisipasi titik-titik rawn yang bisa mengantisipasi kemacetan namun ternyata pemudik membludak sehingga masih terasa kemacetan, tetapi bisa lebih terurai malam ini (Selasa malam, red). Kita harapkan besok pagi semua warga yang mudik bisa sampai di kampung halamannya dan bisa melaksanakan sholat ied di daerahnya masing-masing” harap Walikota.
Sementara mengenai persoalan krusial akibat macet adalah kekurangan BBM bagi kendaraan pemudik. Walikota menyatakan ketersediaan BBM sudah diupayakan koordinasi Pemkot Tegal dengan Pertamina untuk SPBU. “Sehingga sampai saat ini ketersediaan masih sangat cukup dan yang sudah dilaksanakan oleh setiap posko menjemput bola dengan menyediakan jerigen, pasukan mengambil di SPBU dan  menyerahkan kepada para pemudik yang membutuhkan,” tutur Walikota.
Diakui Walikota, tentu saja ada keterbatasan dalam pelaksanaan delivery BBM. Namun kendaraan yang penting tidak stuck dan berheni atau macet dijalan,” sebutnya. (Daryani/MR/99)

IKLAN

 

Arsip Berita