Home » » GADIS BELIA LOLOS DARI KORBAN PERKOSAAN DAN PEMBUNUHAN TETANGGANYA

GADIS BELIA LOLOS DARI KORBAN PERKOSAAN DAN PEMBUNUHAN TETANGGANYA

Written By Media Rakyat on Monday, 18 July 2016 | 22:03:00

Ketua LSM BENMAS bersama korban
SLAWI - (Media Rakyat). Bocah perempuan yang menjadi korban percobaan pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan tetangga nya sendiri AZ alias Oji (28) jumat 15/07/16 masih dirawat di Rumah Sakit Umum Adela, Slawi.
VA (korban) asal Desa Karanganyar Rt 01/06 pagerbarang Kab Tegal, menjalani perawatan karena mengalami luka dikepala dan leher akibat di benturkan ke tembok dan di cekik mengunakan kerudung oleh pelaku masih merasa trauma berat karena perlakuan Oji.
VA (13) yang masih duduk disekolah kelas IX Sanawiyah setempat menuturkan, sebelum kejadian VA dan pelaku yang sama-sama jadi panitia Halal bi halal di ponpes setempat pada Senin 11/07/16, namun sebelum acara selesai VA diajak Oji yang katanya mau di ajak melayad temen VA yang meninggal di Berbes, namun ternyata ajakannya hanya modus untuk mengelabuhi VA yang ternyata diajak ke kota Cerbon dan di bawa ke pos kampling di tengah-tengah empang (tambak udang) di situ pelaku mulai mengajak korban untuk berhubungan intim, namun ajakannya ditolak oleh korban. Pelaku yang marah akhirnya memaksa sambil mengancam akan membunuhnya jika tidak mau berhubungan badan, namun VA kembali menolak hingga pelaku yang sudah gelap mata mencekik dan membenturkan kepala korban ke tembok berkali-kali hingga pinsan.
"Leher saya dicekik dan kepala dibentur-benturkan ketembok sampai saya pingsan, setelah sadar saya kembali di cekik dengan kerudung sampai susah bernafas. Dalam kondisi setengah sadar saya pura-pura mati, agar pelaku melepaskan jeratan nya, setelah dilepas Oji mengabil sebilah pisau dari dalam jok motor, namun karena dikira saya sudah mati oji akhirnya kabur, saya ditolong sama warga setempat dan dibawa ke Polres Cirebon." Tuturnya
Sementara itu Oji ditangkap di Desanya oleh petugas Polsek pagerbarang yang telah mendapat laporan dari Polres Cirebon, dan selanjut diserahkan ke unit PPA Polres Cirebon guna menjalani penyidikan lebih lanjaut.
Sementara itu ketua LSM Benteng Masyarakat "BENMAS" Rudi Suswanto angkat bicara. Kepolisian harus menindak tegas pelaku asusila dengan korban dibawah umur, agar kedepan tidak ada lagi korban yang mengalami hal serupa. Dan pemerintah dalam hal ini yang membidangi harus memperhatikan masyarakat yang telah menjadi korban tindak kekerasan atau asusila, terutama untuk memperhatikan sikologis korban. Tegasnya. (Rid/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita