Home » , » UANG RP. 150 JUTA DISIKAT PERAMPOK

UANG RP. 150 JUTA DISIKAT PERAMPOK

Written By Media Rakyat on Sunday, 26 June 2016 | 05:11:00

Korban permapokan mendapat perawatan intensif
PEMALANG - (Media Rakyat). Aksi tindak pindana pencurian dengan kekerasan nasabah bank kembali terjadi di Pemalang. Kali ini curas (pencurian dengan kekerasan) terjadi di Primkoveri 02 Bojongbata Jalan D.I. Panjaitan Nomor 7 Kelurahan Bojongbata Pemalang. Kamis (23/06/2016).
Kejadian berawal dari korban (M. Yasin) warga Dukuh Keboijo Kelurahan Petarukan, karyawan Koperasi Primkoveri USP Petarukan Pemalang berangkat dari Petarukan menuju Bank BCA cabang Pemalang pukul 09.45 WIB menggunakan Kbm Grandmax untuk mengambil uang Rp 150 juta, sekitar pukul 10.15 WIB korban keluar dari Bank BCA menuju Koperasi Primkoveri 02 Bojongbata, sesampainya di depan pintu masuk pukul 10.30 WIB, korban keluar dari mobil dengan menggendong tas berisi Rp 150 juta, tiba – tiba datang 4 pemuda menaiki dua Sepeda Motor (MX Hitam dan Supra 125 hitam) dan turun dua pemuda tersebut membawa senjata tajam berupa golok dan menghampiri korban serta berusaha untuk merebut tas yang dibawa korban.
Karena korban yang berusaha mempertahankan tas berisi uang tersebut, sang pelaku pun menyerang korban dengan golok mengenai bagian kepala, lengan kanan dan tangan kiri korban. Pelaku langsung tancap gas untuk kabur dan berhasil merebut tas berisi uang Rp 150 juta milik korban. Korban mengalami luka bacok pada kepala bagian kiri, luka sayatan pada tangan kiri dan sobek pada lengan kanan dan segera dilarikan ke RSUD dr. Ashari Pemalang.
"Polisi berhasil mengamankan senjata pelaku berupa golok dengan panjang sekitar 42 cm. dirinya beserta anggota akan menyelidiki kasus ini dan secepat mungkin menangkap pelaku pencurian. Kami tidak akan tinggal diam, kami akan bekerja keras dalam menangani kasus ini dan segera menangkap sang pelaku, agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya.” Ungkap Kapolsek Pemalang AKP. Tarhim, SH. Kamis (23/06/2016).
Kapolsek Pemalang juga menghimbau kepada masyarakat jika mengambil uang dalam jumlah besar, silakan minta bantuan pengawalan petugas kepolisian,“Gratis kok, tidak usah bayar!” tandasnya.(Heri/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita