Home » » SEBAGAI DESA INOVATIF ADALAH MOJO DAN CIKENDUNG

SEBAGAI DESA INOVATIF ADALAH MOJO DAN CIKENDUNG

Written By Media Rakyat on Sunday, 29 May 2016 | 16:23:00

Seminar Desa Inovatif
PEMALANG – (Media Rakyat). Dalam seminar yang dilaksanakan oleh Bappeda Kabupaten Pemalang, mencanangkan Desa Mojo dan Desa Cikendung, pada tahun 2016 akan ditetapkan sebagai desa inovatif. Selain kedua desa tersebut, ada sejumlah desa yang pada 5 tahun kedepan dikaji sebagai desa inovatif yakni desa Penggarit, Beluk, Kaliprau, Nyamplungsari, Kendalrejo, Sikasur, Gunungsari dan desa Pulosari. Hal itu terungkap dalam acara Seminar Nasional pengembangan desa inovatif, Kamis (26/5/2016) di salan satu gedung Convention Center Pemalang.
" seminar dua hari yang diikuti 260 peserta tersebut dimaksudkan untuk membangun sinergitas antara pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat, serta meningkatkan daya saing dan mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Pemalang khususnya desa". Laporan Kepala Bappeda Pemalang Ir. Muhamad Arifin. Kamis (26/05/2016).
" Dalam seminar kali ini ada dua hal yang diharapkan dapat menyadarkan kita. Pertama, pentingnya sinergitas antara pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat dalam pembangunan daerah, dan yang kedua pentingnya membangun desa inovatif sebagai pilar kemajuan daerah. Bupati memaparkan, ada banyak potensi unggulan lokal yang kita miliki, dan mayoritas berada di desa. Namun sejumlah potensi tersebut belum mampu berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa". sambutan yang dibacakan Wakil Bupati. Drs. H. Martono. Kamis (26/05/2016).
" Penyebabnya tak lain karena paradigma pembangunan yang menempatkan desa sebagai objek yang tidak diberdayakan. Kondisi tersebut tentu tidak boleh dibiarkan dan harus kita perbaiki. Desa harus kita dorong agar dapat menjadi subjek pembangunan. Harus ada terobosan-terobosan baru, langkah kreatif dan inovatif dalam pemanfaatan potensi unggulan yang ada di desa. Sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan berdampak positif bagi pembangunan daerah".Pungkas Wakil Bupati Pemalang. Drs. H. Martono.
Seminar nasional tersebut dihadiri Deputi IV Staf Kepresidenan Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi, Dirjen Pembangunan Daerah Tertentu, Kementrian Desa Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi RI. Dirjen Pengelolaan Kementrian Kelautan RI. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian RI. Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian Sumberdaya KUMKM Kementrian Koperasi dan UMKM RI. Direktur Perkotaan dan Perdesaan Deputi Bidang Pengembangan Regional, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Serta Direktur Sumberdaya Hutan Perum Perhutani, Kepala Balitbang Provinsi Jawa Tengah, Ketua DPRD, Sekda beserta segenap jajaran pemerintah Kabupaten Pemalang serta para Kepala Desa, Perguruan Tinggi dan kelompok ahli ternak.(Heri/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita