Home » , » PENGGREBEGAN JUDI SABUNG AYAM

PENGGREBEGAN JUDI SABUNG AYAM

Written By Media Rakyat on Friday, 12 February 2016 | 14:49:00

Situasi saat penggerebekan
PEMALANG - (Media Rakyat). Tim gabungan berbagai Satuan fungsi kepolisian Polres Pemalang yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol PRAWOKO, S.E., menemui kegagalan saat menggrebek judi sabung ayam di Desa Kabunan – Taman, Rabu (10/2).
Gagalnya kegiatan kepolisian tersebut, diduga akibat bocornya rencana yang disinyalir dilakukan oleh oknum orang dalam sendiri. Penggerebekan yang melibatkan 60 personel Polres, diduga telah tercium oleh oknum aparat yang mebackingi judi sabung ayam tersebut, sehingga saat petugas sampai ke lokasi, hanya mendapati bekas arena adu ayam yang sudah dalam keadaan kosong, tidak ada orang dan ayam jago, melainkan hanya mendapati tempat duduk terbuat dari bambu panjang, geber untuk ring adu ayam dan atap layos, yang memang benar – benar dipersiapkan untuk arena judi sabung ayam.
Akhirnya barang – barang tersebut dikumpulkan oleh petugas, kemudian dibakar di TKP. Menurut penuturan dari beberapa orang petani di sekitar TKP bahwa di tempat tersebut kurang lebih sudah satu bulan ini dipergunakan untuk judi adu ayam, khususnya tiap hari Sabtu dan Minggu, serta pengunjungnya cukup banyak sekali.
Namun mereka tidak tahu kenapa ini hari Rabu kok dadakan ada ayam tarung, dan sekitar jam 14.00 WIB salah seorang diantaranya ada yang teriak untuk menyuruh bubar, "ada telephone ada telephone", akhirnya mereka berlarian bubar dan meninggalkan lokasi adu ayam, tutur petani yang tidak bersedia menyebutkan namanya.
Informasi lewat telephone, Berawal dari informasi yang disampaikan oleh tokoh agama dari tetangga Desa Kabunan melalui telephone langsung kepada Kapolres Pemalang, bahwa di tempat terpencil tengah sawah sebelah utara candi Kabunan, ada judi sabung ayam tiap hari Sabtu dan Minggu, serta setiap orang yang datang dipungut bea masuk sebesar Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah, parkir motor Rp 5.000,- dan mobil Rp 10.000,-.
Kemudian secara mendadak pada hari Rabu (10/2) pemuka agama dimaksud kembali menelpon Kapolres Pemalang yang masih rapat di Polda, selanjutnya memerintahkan Wakapolres untuk segera melakukan penindakan. Namun karena diduga terjadi kebocoran rencana penggerebekan tersebut, saat petugas datang lokasi arena sudah dalam keadaan kosong.
Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, S.H., S.I.K., melalui Wakapolres menyampaikan apresiasi dan banyak terima kasih kepada warga masyarakat yang sudah berperan aktif memberikan informasi tentang terjadinya  tindak  pidana  tersebut.  Kedepan kegiatan penggerebekan serupa akan direncanakan/dirumuskan sejeli dan seteliti mungkin, sehingga mencapai hasil yang optimal. Disamping itu di akui bahwa lokasi TKP judi sabung ayam tersebut ditempat terbuka, dengan akses jalan masuk melalui jalan setapak yang cukup jauh, sehingga bila ada orang yang datang gampang terlihat, apalagi petugas yang berpakaian dinas.
Kemudian tentang kemungkinan bocornya informasi tentang rencana kegiatan tersebut, telah ditugaskan Seksi Propam dan Intelkam untuk menyelidikinya dan bila ditemukan pelakunya, maka akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.Tegas Wakapolres. (Heri/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita