Home » , » OPERASI ZEBRA 2015 BERAKHIR TINDAK PELANGGARAN SEKITAR 3,576 PELANGGARAN

OPERASI ZEBRA 2015 BERAKHIR TINDAK PELANGGARAN SEKITAR 3,576 PELANGGARAN

Written By Media Rakyat on Monday, 9 November 2015 | 14:12:00

PEMALANG - (Media Rakyat). Operasi Kepolisian ” Zebra Candi - 2015 ” yang digelar oleh Polres Pemalang selama 14 hari mulai tgl 22 Oktober 2015 sampai dengan tanggal 04 November 2015 yang baru lalu, telah menindak sebanyak : 3.576 pelanggaran lalu lintas, dengan rincian, sebanyak : 2.246 di Tilang dan 1.330 dengan blanko teguran. Dan selama operasi telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 15 (lima belas) kejadian dengan korban 18 orang mengalami luka ringan.
       Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, S.H., S.I.K. menegaskan bahwa selama operasi Zebra Candi 2015 telah menindak sebanyak 3.576 pelanggaran lantas, dibanding Ops Zebra Candi 2014 pada periode yang sama, jumlah pelanggaran mengalami penurunan sebanyak 107 perkara atau 5 %, dan Laka Lantas sebayak 15 kejadian, dengan korban : meninggal dunia nihil, luka berat nihil, luka ringan 18 orang dan kerugian material sebesar Rp 5.250.000,- (lima juta dua ratus lima puluh ribu rupiah), di banding Ops Zebra Candi 2014 pada periode yang sama, 11 kejadian laka lantas , dengan korban meninggal dunia Nihil, Luka berat 4 orang, Luka ringan 11 orang dan kerugian material sebesar Rp 5.400.000,- (lima juta empat ratus ribu rupiah), meskipun secara kwantitas kejadian laka lantas mengalami kenaikan sebesar 36 %, namun secara kwalitas mengalami penurunan, yaitu korban luka berat nihil / turun 100 % dan kerugian material turun 3 %.
        Berbagai jenis pelanggaran Lantas yang terjadi pada Ops Zebra 2015 didominasi oleh kendaraan roda dua / sepeda motor sebanyak 1.943 kejadian dan pekerjaan pelaku pelanggar sebagai pelajar / mahasiswa hingga karyawan / swasta, dengan kelompok usia berkisar antara 16 tahun sampai dengan 35 tahun.  
          Adapun pelaku laka lantas di dominasi oleh karyawan / swasta, dengan usia berkisar antara 16 tahun sampai dengan 40 tahun dan dari 15 kejadian kecelakaan, 7 pelaku memiliki SIM serta 8 pelaku tidak memiliki SIM. Agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas, maka kami menghimbau, taatilah semua aturan lalu lintas dan jadilah pengendara yang santun di jalan raya.
          Sebelum berkendara, terlebih dulu persiapkan dan cek SIM & STNK anda, karena SIM sebagai alat bukti kompetensi berkendara dan STNK sebagai alat bukti legalitas kendaraan anda. Pastikan bunyi klik tali pengikat helm dan sabuk pengaman anda, selanjutnya Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan Budayakan keselamatan sebagai kebutuhan, Untuk menuju Indonesia tertib, Bersatu, Keselamatan Nomor Satu.(Heri/MR/99)

IKLAN

 

Arsip Berita