Home » , » DUA RESIDIVIS CURANMOR DIBEKUK JAJARAN POLRES PEMALANG

DUA RESIDIVIS CURANMOR DIBEKUK JAJARAN POLRES PEMALANG

Written By Media Rakyat on Saturday, 7 November 2015 | 20:56:00

Kapolres Pemalang dan tersangka
PEMALANG - (Media Rakyat). AMAT MUSA (39 th) seorang residivis Curanmor asal Dusun Peturen Rt 04 Rw 05 Kelurahan Tirto – Pekalongan, pada bulan Mei 2015 lalu baru dapat menghirup udara segar karena menjalani pidana penjara yang ke lima kalinya dalam kasus yang sama yaitu Curanmor, kembali beraksi melakukan serangkaian pencurian kendaraan bermotor roda dua. Sejak bulan Mei sampai dengan Agustus 2015, telah berhasil menggasak 9 (sembilan) sepeda motor di sembilan TKP berbeda di wilayah Pemalang.
     Kemudian AMAT MUSA berkomplot dengan DWI IFNIYANTO (29 th) seorang residivis Curanmor asal Dukuh Wuluh wetan Desa Blimbing Rt 03 Rw 05 Siwalan – Pekalongan, yang baru bebas menjalani pidana penjara di Rutan Pemalang sejak bulan Agustus 2015, dan hingga Oktober ini telah berhasil menyabet 12 (dua belas) sepeda motor berbagai merk di 12 TKP di wilayah hukum Polres Pemalang, bahkan komplotan tersebut juga beroperasi di wilayah kota dan Kabupaten Pekalongan, serta berhasil dengan sukses mengambil beberapa unit sepeda motor.
      Kapolres Pemalang AKBP KINGKIN WINISUDA, SH, S.I.K. Mengatakan pada sejumlah wartawan "bahwa berkat kejelian dan ketekunan dari anggota di lapangan, komplotan pelaku Curanmor yang dikenal cukup licin tersebut dapat ditangkap Senin (19/10) dengan barang bukti 1 unit Yamaha Vega. Kemudian saat dilakukan pemeriksan secara intensif dapat dikembangkan dan berhasil mengungkap 20 (dua puluh)  TKP lainya di Pemalang dan beberapa TKP diwilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan. Dari 21 (dua puluh satu) TKP, penyidik baru dapat melacak dan menyita 8 (delapan) unit sepeda motor, karena dua pelaku lainya yaitu KUSNAN alamat Buaran Pekalongan dan NANO alamat Brebes (keduanya masuk DPO) yang berperan untuk menjual sepeda motor hasil curian, melarikan diri dan masih diburu petugas.
       Di sisi lain, sebagian besar dari korban pencurian sepeda motor tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak Kepolisian, sehingga petugas harus melakukan cros cek untuk mendatakan dan membuatkan laporan kejadianya.
       Untuk kelancaran proses penyidikan, kedua pelaku di tahan di Rutan Polres Pemalang dan dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3, 4 dan 5 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) tahun penjara.
       Kapolres Pemalang, menghimbau dan mengajak seluruh warga masyarakat untuk lebih berhati – hati dan meningkatkan kewaspadaan dalam memarkir sepeda motornya, jangan lupa mengunci stang, dan demi keamanan pasang kunci pengaman rahasia, serta segera informasikan / laporkan kepada Kepolisian terdekat. Karena setiap informasi atau laporan yang diterima POLRI, akan dilakukan anev sebagai bahan penyelidikan dan pengungkapan kasus dimaksud dan kasus serupa lainya. tegasnya.(Heri/MR/99)

IKLAN

 

Arsip Berita