Home » » PENGHUNI RUMAH SUSUN DI SERANG TOMCAT

PENGHUNI RUMAH SUSUN DI SERANG TOMCAT

Written By Media Rakyat on Tuesday, 21 April 2015 | 08:28:00

Warga yang terserang Tomcat mendapatkan pengobatan.
PEMALANG (Media Rakyat) Sejumlah warga penghuni rumah susun yang terletak diwilayah Kelurahan Pelutan Kecamatan Pemalang terserang wabah penyakit tomcat, warga yang tekena wabah tomcat menderita gatal-gatal dibagian kulit tubuhnya hingga melepuh akibat terkena racun serangga tersebut. 
      Salah satu warga penghuni rusun nawa menuturkan bahwa banyak warga dilingkungan rusunawa menderita penyakit kulit yang disebabkan dari sengatan serangga jenis tomcat dan kondisi tersebut dirasakan oleh warga  kurang lebih sudah satu minggu.sehingga mengakibatkan warga menjadi resah dan bingung untuk mengobatinya. 
    Kholil selaku warga ketika bertemu dengan Bupati mengeluhkan keadaan warga yang terkena penyakit tersebut dan langsung ditanggapi oleh Bupati H.Junaedi dengan memerintahkan pada Dinas terkait yaitu Dinas Kesehatan untuk segera menindaklanjuti, dengan memberikan bantuan pengobatan untuk warga rusunawa. 
     Menurutnya kholil dari sebanyak 75 kepala keluarga ,hampir rata-rata ada anggota keluarganya yang menderita penyakit tomcat.Penyakit tersebut menyerang baik pada anak-anak maupun orang tua, yang pada awalnya kulit tubuh merasa meras gatal-gatal dan badan terasa panas, bahkan di bagian kulit yang terkena penyakit itu nampak bentol-bentol merah dan memar. 
      Sebagai upaya Bupati pemalang untuk memberikan perhatian serius kepada warganya, maka pada selasa (14/4)di rusunawa telah diterjunkan sejumlah tenaga medis dari dua Puskesmas Mulyoharjo dan Kebondalem. untuk memberikan bantuan pengobatan gratis pada warga rusunawa yang terkena penyakit akibat serangga tomcat. 
     Sementara itu seluruh warga rusunawa mengucapkan banyak terima kasih pada Bupati yang telah memberikan perhatian yang baik pada warga rusunawa yang terkena wabah tomcat, "dengan adanya bantuan dari Bupati mudah -mudahan warga akan cepat sembuh."tutur warga rusunawa. (heri).

IKLAN

Arsip Berita