Home » » TINGGALKAN JARING CANTRANG NELAYAN MELAUT MENGGUNAKAN KURSIN MINI

TINGGALKAN JARING CANTRANG NELAYAN MELAUT MENGGUNAKAN KURSIN MINI

Written By Media Rakyat on Saturday, 14 March 2015 | 09:10:00

Bupati Pemalang saat sidak ke Nelayan Tanjungsari Pemalang.
    PEMALANG (Media Rakyat). Dengan adanya peraturan menteri Kelautan dan Perikanan Nomer 2 tahun 2015 tentang larangan penggunaan alat tangkap ikan berupa jaring cantrang atau pukat hariamau. Bupati Pemalang H.Junaedi,SH.MM melakukan sidak petani nelayan yang ada di pelabuhan Tanjungsari. 
      Dengan di dampingi aparat Polisi Air dan Kepala Dinas Kelautan. Bupati Pemalang H.Junaedi, SH.MM, menyambangi para nelayan sedang memperbaiki alat-alat jaring yang untuk menangkap ikan.
     Kedatangan Bupati di pelabuhan Tanjungsari disambut gembira oleh para nelayan. Nelayan Tanjungsari Pemalang mendukung dengan adanya aturan Permen Nomer 2 tahun 2015 yang dikeluarkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi. Menurut Muari Nelayan Tanjungsari " Penggunaan alat tangkap Cantrang atau pukat dinilai kurang Ramah lingkungan dan bisa merusak Ekosistem laut,karena ikan kecil-kecil serta terumbu karangpun ikut terbawa. 
     Disamping itu para nelayan Tanjungsari,dengan adanya peraturan dari Menteri nelayan sudah membakar jaring cantrang semenjak tiga pekan lalu semenjak aturan itu diumumkan," kami dengan nelayan yang lain melaut menggunakan kursin mini." ungkap nelayan. 
      Dihadapan Bupati nelayan mengeluhkan mengenai pendangkalan muara, untuk segera dilakukan pengerukan atau Normalisasi, agar nelayan mau keluar masuk dermaga tidak merasa kesulitan,dan menambah ongkos biaya, ketika kapal mau keluar atau masuk harus didorong. 
    Menurut Bupati Pemalang H.Junaedi,SH.MM."nelayan yang menggunakan jaring cantrang di tanjungsari hanya sebagian kecil,disamping itu nelayan sendiri sudah menyadari tentang rusaknya laut. Pemerintah akan melakukan komunikasi dengan kementrian Kelautan dan Perikanan agar nantinya kebijakan itu ada solusinya.mengenai pengerukan muara sudah dianggarkan tinggal menunggu lelang." kata Bupati. (heri)

IKLAN

Arsip Berita