Home » » BUPATI PEMALANG SIDAK PASAR PAGI

BUPATI PEMALANG SIDAK PASAR PAGI

Written By Media Rakyat on Friday, 6 March 2015 | 08:28:00


Bupati Pemalang saat melakukan sidak di Pasar Pagi.
     PEMALANG (Media Rakyat). Dengan adanya kenaikan beras dua pekan lalu Bupati Pemalang H.Junaedi ,SH.MM. sidak ke pasar pagi Pemalang, senin (2/3) di dampingi Kepala Diskoperindagkop Kabupaten Pemalang dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang. Menanggapi keluhan masyarakat terkait dengan naiknya harga beraas dipasaran, 
      Bupati Pemalang melakukan Inspeksi kepasar tradisional , salah satunya Pasar Pagi pemalang , dalam kesempatan Bupati bersama tim , langsung mendatangi satu per satu pedagang beras untuk mengetahui harga beras yang sebenarnya pada saat sekarang ini. Dari hasil pantauan di pasar pagi ternyata sudah ada penurunan harga beras dari dua hari yang lalu, yang tadinya harga beras mencapai Rp 11. 000 perkilo untuk saat sekarang sudah menurun perkilonya dari Rp 1000, sampai Rp 500 rupiah perkilo. 
     Bupati Pemalang H. Junaedi, SH. MM saat di wawancarai beberapa Wartawan mengatakan “ langkah pemerintah dengan adanya sidak ini , memantau harga beras yang selama ini melambung tinggi, dan yang kedua antisipasi beras cadangan. Karna wakil presiden sudah memprintahkan pada bulog untuk melepas 300 ribu ton pada pasaran sebagai penye imbang harga. Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Pemalang, atas Perintah Gubernur agar melaksanakan tindakan - tindakan yang harus dilakukan, pertama bagai mana kita mengkordinasikan dengan bulog untuk melakukan operasi pasar, untuk bulan – bulan yang lalu, sudah dilaksanakan operasi pasar desa – desa, yang langsung pada rumah tangga sasaran kita lakukan kearah sana. 
      Langkah yang diambil oleh Pemerintah sudah tepat, dengan adanya operasi pasar yang dilakukan pemerintah ternyata membuahkan hasil, kenyataannya sidak kali ini pedagang beras menyampaikan bahwa harga beras sudah turun seribu sampai lima ratus per kilogram. Stok beras yang ada di Kabupaten Pemalang mencukupi, 
     Bupati juga menghimbau pada tengkulak dan distributor, harapannya jangan sampai ada penimbunan – penimbunan, "kami Pemerintah akan melakukan tindakan – tindakan yang keras bersama dengan instansi terkait, yang per tama fungsi pengawasan akan kita lakukan. Ke dua adalah bahwa penimbunan – penimbunan itu langkah- langkah yang kurang baik, bisnis boleh dalam rangka mencari keuntungan tapi ini menyangkut ketahanan pangan menyangkut kebutuhan hidup, hajat hidup orang banyak.” Tegas Bupati. (heri).

IKLAN

Arsip Berita