Home » » ATASI PREMANISME JAJARAN POLRES PEMALANG GELAR OPS CEMPAKA

ATASI PREMANISME JAJARAN POLRES PEMALANG GELAR OPS CEMPAKA

Written By Media Rakyat on Sunday, 1 February 2015 | 21:28:00

Warga yang tertangkap 'Operasi Cempaka' mendapat pembinaan.
       PEMALANG (Media Rakyat). Polres Pemalang beserta jajaran mulai (23/1)s/d (21/2) berlangsung Operasi terpusat dengan sandi CEMPAKA dengan sasaran premanisme. Polres Pemalang menerjunkan personel gabungan Shabara, Binmas, Intel dan Reskrim pada hari rabu tanggal 28 Januari 2015 sekitar jam 14.00 wib telah merazia di tempat2 yang di perkirakan mangkal para preman yang sering meresahkan masyatrakat di perempatan TRAFFIC LAIGH, pasar, terminal dan tempat2 parkir liar.
      Dalam giat tersebut telah mengamankan 13 orang yang sering mengganggu pemakai jalan yang dapat menimbulkan ketidak nyamanan pemakai jalan meresahkan masyarakat terutama para pengemudi, di tempat TRAFFIC LAIGH Comal mengamankan 11 orang yang berprofesi sebagai pengamen, 3 orang perempuan bernama (SITI HOTIMAH 26 tahun alamat Sragi-Pekalongan, SHERIN FERNADA 15 tahun Tegal, AELLY 16 tahun Tegal) 8 orang laki2 ( SAPUTRA, 16 tahun, Sragi Pekalongan, SYARIF, 15 tahun, Tegal, WIDIARTO 18 tahun Pelutan-Pemalang, AMSORY 19 tahun Indramayu, KAMAL 19 tahun Panjang-Pekalongan, ABDULLAH 19 tahun Petarukan-Pemalang, EKO 15 tahun Sragi-Pekalongan, ILHAM 17 tahun Sragi-Pekalongan). Sedangkan yang di TRAFFIC LAIGH Sirandu Pemalang telah mengamankan 2 orang yaitu : SUPARDI 53 tahun Bojongbata-Pemalang dan ABDUL HAWERSI 40 tahun Pelutan-Pemalang. 
     Para pengamen tersebut di bawa ke Polres Pemalang untuk di data dan di ambil sidik jari nya kemudian tindak lanjutnya di lakukan pembinaan oleh sat bimas kemudian di buat kan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan kembali. 
      Kapolres Pemalang AKBP DEDI WIRATMO,Sik melalui Kasubag Humas AKP HARSONO,SH di dampingi Kasat Reskrim AKP EDI PURNAMALILAH,SH.MH bahwa Ops CEMPAKA ini dengan sasaran premanisme akan terus di laksanakan terutama para pelaku yang meresahkan masyarakat di antaranya parkir liar menarik ristribusi ilegal, meminta-minta uang dengan cara paksa dan pemerasan Ops ini di gelar agar masyarakat merasa nyaman tidak tertekan adanya praktek2 preman sehingga tercipta situasi aman dan kondusif. (heri).

IKLAN

Arsip Berita