Home » » USAI LIBUR LEBARAN PEMOHON SIM MEMBLUDAK

USAI LIBUR LEBARAN PEMOHON SIM MEMBLUDAK

Written By Media Rakyat on Thursday, 7 August 2014 | 10:10:00

Pemohon Sim yang mengantri di Satlantas Polres Pemalang.
     PEMALANG (Media Rakyat). Paska lebaran pelayanan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pemalang Rabu pagi (6/8) ,meningkat tajam hingga mencapai tiga ratusan pemohon, membludaknya pelayanan pemohon Sim baru dan perpanjangan lebih didominasi oleh warga Pemalang yang hendak melakukan urbanisasi ke Jakarta.
       Ratusan warga Pemalang memadati kantor Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang, untuk pembuatan Sim baru maupun perpanjangan SIM, banyaknya pemohon SIM baru membuat ruang tunggu yang tersedia tidak bisa menampung para pemohon hingga para pemohon SIM terpaksa harus mengantri di teras Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang untuk bisa mendapatkan SIM.
      Para pemohon sim rata-rata adalah warga Pemalang yang hendak melakukan perjalan jarak jauh ke Jakarta,mereka membuat SIM sebagai persiapan untuk bekal mengadu nasib di Ibu Kota dalam mencari pekerjaan. Permasalahan tersebut membuat petugas yang ada kewalahan hingga mereka harus bekerja ekstra dalam melayani pembuatan SIM hingga larus malam. 
      IPTU .Jumadi Kanit Reg Ident Satlantas Polres Pemalang menjelaskan bahwa kenaikan pemohon SIM di Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang ini sudah berlangsung dari hari Senin kemarin hingga sekarang dan jumlah pemohon SIM di Pemalang sendiri mengalami kenaikan hingga mencapai tiga ratus persen dibanding dengan hari-hari biasa yang berkisar 70 hingga 100 pemohon, Kenaikan pemohon SIM ini juga di akibatkan dari libur panjang hari raya idul fitri. " disamping itu untuk perpanjangan STNK juga mengalami kenaikan yang signifikan dikarenakan kemarin libur yang panjang sehingga pembayar pajak kendaraan juga membludak" jelasnya.
      Ramainya permohon SIM sendiri di prediksi akan terus berlangsung hingga sepekan ini karena saat ini daya tarik ibu kota masih menjadi mimpi indah bagi warga yang ada di daerah dan tanpa dibekali keahlian khusus mereka merantau ke Jakarta akan kesulitan mendapatkan pekerjaan apalagi hanya dengan bermodalkan nekat. (heri)

IKLAN

Arsip Berita