Home » » BUPATI PEMALANG MINTA WASPADAI PENGARUH ISIS DI PEMALANG

BUPATI PEMALANG MINTA WASPADAI PENGARUH ISIS DI PEMALANG

Written By Media Rakyat on Thursday, 14 August 2014 | 22:30:00

Bupati Pemalang saat rakor Kades se Kab. Pemalang.
     PEMALANG (Media Rakyat). Bupati Pemalang H Junaedi, SH, MM meminta kepada para Kepala Desa untuk mewaspadai kemungkinan masuknya pengaruh paham ISIS di wilayahnya dengan melakukan pemantauan dan cegah dini. 
       Menurut Bupati, Pemalang merupakan daerah yang mendapat perhatian terkait dengan isu ini, sehingga diharapkan  agar para Kepala Desa mampu mensikapi situasi yang berkembang dewasa ini dengan kedewasaan termasuk salah satunya menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2015 yang akan datang. 
     Bupati menghimbau untuk mensikapinya dengan kedewasaan.” Tidak perlu galau, siapapun boleh mencalonkan bahkan pada bulan Mei 2015 yang akan datang partai politik sudah mulai membuka pendaftaran calon, sebab, merupakan hak setiap warga Negara untuk mencalonkan dan dicalonkan." tegasnya pada saat Rakor Kepala Desa se-kabupaten Pemalang, Rabu, (13/8) di Pendopo Kabupaten Pemalang. 
      Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pemalang atas semangat dan kepeduliannya dalam membersihkan lingkungan, memasang bendera, dan umbul-umbul dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Ulang tahun Kemerdekaan RI ke-69 Tahun 2014. Peringatan Tahun 2014 ini di Kabupaten Pemalang yang dikemas  dalam bentuk sederhana namun tidak mengurangi kekhidmatannya. 
       Bupati juga meminta kepada para Kepala Desa di Kabupaten Pemalang untuk menggelar Wungon pada hari Sabtu ( 16 /8) malam, di lingkungannya masing-masing, sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia. Momentum peringatan ulang tahun kemerdekaan RI yang ke69 tahun ini bertepatan dengan datangnya bulan Syawal 1435 H. Oleh karena itu, Bupati mengharapkan agar momentum peringatan ini dimanfaatkan untuk menyatukan dan merekatkan kembali semua unsur masyarakat yang mungkin sempat terpolarisasi pada saat pemilu legislatif dan pemilu presiden beberapa waktu lalu untuk kembali bersatu. (heri).

IKLAN

Arsip Berita