Home » » DISHUBKOMINFO KAB. TEGAL KINI MEMBERLAKUKAN UJI EMISI GAS BUANG

DISHUBKOMINFO KAB. TEGAL KINI MEMBERLAKUKAN UJI EMISI GAS BUANG

Written By Media Rakyat on Thursday, 1 May 2014 | 08:05:00

Singgih dan alat uji Emisi gas buang
     Slawi (Media Rakyat). Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kab Tegal kini sudah memberlakukan uji emisi gas buang pada setiap kendaraan yang wajib uji, bahkan uji emisi tersebut menjadi salah satu syarat setiap kendaraan yang dianggap layak operasi, bukan cuma kendaraan angkutan umum saja kendaraan pribadi pun harus melakukan uji emisi setiap hendak uji kendaraan. 
       Singgih Wibowo, selaku penguji UPTD Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mejelaskan bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kelaikan kendaraan, mengingat jumlah kendaraan yang makin meningkat di Kab Tegal.  Dalam prosesnya, uji emisi dilakukan dengan cara memasukkan selang pengumpul sampel gas buang ke knalpot kendaraan, selanjutnya dari monitor akan diketahui kadar kandungan gas CO (karbon monoksida) dan HC (hidrokarbon). "Untuk kendaraan yang kita dapati asapnya memiliki kandungan di atas ambang batas, kita beri saran dan teguran untuk segera membenahi unitnya." jelasnya. 
       Lebih lanjutSinggih menjelaskan bahwa kendaraan berbahan bakar bensin keluaran tahun 2007 ke bawah, kandungan CO yang ditoleransi adalah 4,5 persen, dan 1.200 untuk HC. Sementara kendaraan keluaran di atas 2007, kandungan CO-nya 1,5 persen dan Hc maksimal 200. Sementara untuk kendaraan solar, tidak dihitung berdasarkan CO dan HC, melainkan kadar asap. Karena diketahui, mesin diesel berbahan bakar solar memang lebih gampang diidentifikasi secara visual sederhana, lewat asap yang lebih pekat. 
      Kepala DISHUB KOMINFO Kab tegal Fadjar Rokhwadi SIP, melalui kepala UPTD Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tri Widodo menuturkan bahwa alat penguji kendaraan milik DISHUB masih kurang 3 alat uji emisi, yaitu alat uji efisiensi rem (Brake Teater), alat uji kekuatan sinar pancar lampu utama (Head Light Tester) dan alat uji emisi ketebalan asap bahan bakar solar "padahal sesuai UU NO 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pengujian kendaraan bermotor harus memiliki kelengkapan alat uji emisi " pungkasnya. (farid/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita