Home » » PENDAPATAN PEMKAB BERTAMBAH KETIKA ZONA TANAH DIPERDAKAN.

PENDAPATAN PEMKAB BERTAMBAH KETIKA ZONA TANAH DIPERDAKAN.

Written By Media Rakyat on Wednesday, 26 March 2014 | 13:46:00

Kasten Situmorang SH.
      PEMALANG (Media Rakyat). Salah satu inovasi pertanahan (Intan) dari Kantor Pertanahan Kabupaten Pemalang yakni Zona Nilai Tanah (ZNT) yang sudah diintegrasikan dengan SMS Centre, bisa mendongkrak pendapatan daerah. Sebab dalam layanan ini bisa diketahui berapa harga tanah terendah dan tertinggi di masing-masing kelurahan/desa. 
      Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pemalang, Kasten Situmorang SH, Kamis (20/3) menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah No 13 Tahun 2010, bahwa penerimaan negara bukan pajak adalah berdasarkan harga riil tanah. Sehingga diharapkan ke depan ini juga bisa menjadi kebijakan pemerintah kabupaten/kota termasuk nasional, sebagai dasar bea perolehan hak atas tanah, selain itu juga bisa untuk dasar pengenaan pajak. Seperti diketahui semula yang menjadi dasar patokan adalah NJOP, yang dalam kenyataannya memang berbeda dengan harga sesungguhnya tanah di lapangan atau cenderung lebih rendah. Contohnya mulai (2/1) hingga Kamis (20/3) Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan di Pemalang sudah mencapai Rp 707 Juta dengan dasar NJOP, tetapi jika yang digunakan dasar adalah ZNT maka nilainya bisa meningkat menjadi 2 sampai 3 kali. Tetapi untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak yang merupakan mata anggaran khusus di Kantor Pertanahan Pemalang sudah menggunakan ZNT. "Namun demikian penggunaan ZNT sampai sekarang masih untuk kalangan internal Kantor Pertanahan Kabupaten Pemalang, beda jika sudah diputuskan menjadi kebijakan maka bisa dibuka untuk umum dan bisa diakses masyarakat melalui SMS Centre hanya dalam tempo 10-15 detik saja,"jelasnya. 
       Kasten Situmorang SH, menambahkan Inovasi Pertanahan (Intan) BPN Kantor Pertanahan Pemalang pada tahun ini telah masuk dalam Top 33 Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pada tahap pertama Inovasi Pelayanan Publik sebenarnya ada 515 nominator dari berbagai dinas/instansi seluruh Indonesia, namun kemudian disaring lagi menjadi 99 nominator kemudian 42 nominasi, dan berkat inovasi yang dianggap sangat membantu dalam pelayanan masyarakat hingga pemilihan 33 besar Inovasi Pertanahan (Intan) BPN Kantor Pertanahan Pemalang masih masuk peringka. (heri)

IKLAN

Arsip Berita