Home » » BANTUAN KORBAN BANJIR DI KAB. PEMALANG TERSALUR DENGAN BAIK

BANTUAN KORBAN BANJIR DI KAB. PEMALANG TERSALUR DENGAN BAIK

Written By Media Rakyat on Tuesday, 21 January 2014 | 09:38:00

Dapur umum untuk korban banjir.
      PEMALANG (Media Rakyat). Setelah sempat menginap semalaman di 3 tempat pengungsian yakni Balai Desa Sugihwaras, SDN 2 Tanjungsari dan aula Kodim 0711, para pengungsi korban banjir di Kelurahan Sugihwaras mulai pulang ke rumahnya masing-masing. Mereka pulang untuk membersihkan rumah dan menata barang-barang, meski kondisi air masih masuk. Sementara itu sejumlah bantuan seperti dari Dinsosnakertran, Kantor Ketahanan Pangan, bahkan termasuk calon anggota legislatif mulai mengalir, Minggu (19/1). 
         Kepala Kelurahan Sugihwaras Febri Sudjatmiko mengatakan pada wartawan bahwa bantuan yang sudah diberikan kepada warganya antara lain beras, kecap, minyak goreng hingga mie instan. Meski sebagian pengungsi sudah pulang, akan tetapi dapur umum yang diperkuat para relawan dari balai desa, TNI/POLRI, Pramuka, SAR, Taganan serta lainnya tetap dioperasionalkan untuk memberi makan para pengungsi dan mengenai bantuan sebaiknya berbentuk air mineral, biskuit anak, mie instan dan selimut. "tempat pengungsian semula memang hanya 2 akan tetapi ditambah lagi karena tak muat, kondisi memang masih berubah meski ketinggian air sudah turun hingga sebetis, sehingga jika air kembali meluap dan warga kembali ke pengungsian semua sudah siap" jelasnya. 
          Jumlah rumah warga yang terkena banjir menurut pendataan pihak kelurahan tercatat sebanyak 218, yang tersebar 4 RW yakni RW 5,7,8 dan 9. Selain itu ada pula 30 korban banjir dari Kelurahan Kebondalem yang dipasok makanan dari posko dapur umum Balai Desa Sughwaras. 
          Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daeraha (BPBD) Drs Wismo, menyatakan untuk wilayah Kecamatan Ulujami ada 6 desa yang kebanjiran, dan khusus Desa Samong ada permintaan warga masyarakat untuk didirikan tenda darurat untuk dapur umum adapun jumlah rumah yang terendam sebanyak 102 rumah. Sedangkan untuk Desa Tasikrejo terpantau air mulai masuk balai desa dengan ketinggian air sekitar 30 cm, hal ini disebabkan kiriman air dari Sungai Sragi. (heri).

OL : 21-01`-2014.

IKLAN

 

Arsip Berita