Home » » SANGGAR KALOKA PEMALANG TEMPATI GEDUNG BARU

SANGGAR KALOKA PEMALANG TEMPATI GEDUNG BARU

Written By Media Rakyat on Sunday, 29 December 2013 | 14:19:00

Kepala Dindikpora memotong tumpeng.
           Pemalang (Media Rakyat) – Sanggar Kaloka, yang dikenal sebagai sanggar kesenian tertua di Kabupaten Pemalang, yang selama ini bermarkas di Perumahan Griya Pelutan Indah, kini menempati gedung baru di Jl DR Cipto Ruko Sirandu. 
      Selamatan ‘boyongan’ kelompok kesenian pimpinan seniman dan budayawan Ki Kustoro itu dihadiri Ketua dan beberapa pengurus Dewan Kesenian Pemalang, Kasi Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kepala Dindikpora, Ketua Himpunan Ahli Rias Pengantin (HARPI), perwakilan sanggar kesenian dan sejumlah seniman tradisional seperti dalang dan pranatacara. 
     
 Ki Kustoro menerima potongan tumpeng.
    Pada acara yang ditandai dengan potong tumpeng itu Ki Kustoro mengisahkan secara singkat perjalanan sanggar kesenian yang dirintisnya tahun 1972. Doklumentasi foto kegiatan sejak awal berdirinya juga ditayangan dalam slide video. “Sanggar kami sudah aktif melatih seniman-seniwati khususnya seni tari dan sering berpentas di Pendopo Kabupaten waktu itu,” urai Ki Kustoro. 
     Ungkapan keprihatinan terkait dengan tidak mudahnya upaya nguri-uri seni tradisi disampaikan Ketua Dewan Kesenian Pemalang (DKP) Andi Ruystono. Menurut pendiri Padepokan Seni Lintang Kemukus itu, khususnya kesenian tradisional harus tetap diupayakan pelestariannya. “Seni tradisi di Pemalang harus dipertahankan, berkembang dan menjadi ikon sebagai warisan budaya masa lalu,” ungkap Andi Rustono.
      Sementara itu Kasi Kesenian Disbudpar Pemalang, Dwi Anggono mengakui upaya melestarikan kesenian tidaklah semudah membalik tangan, harus didukung semua pihak yang peduli bersama jajaran kedinasan yang berkompeten. 
         Dalam sambutannya Kepala Dindikpora Pemalang,. Drs H Mariyoto, MPd, mengatakan, keberadaan Sanggar Seni Kaloka merupakan satu bukti lekatnya kecintaan para seniman terhadap dunia seni itu sendiri. “Kepedulian terhadap seni yang luar biasa, sehingga perlu adanya kesinambungan melalui regenerasi di tingkat anak-anak dan pelajar di sekolah.” katanya. 
     Mariyoto menambahkan, jalinan silaturahmi antar sanggar kesenian sangat penting dalam upaya pengembangan kesenian. Dari ketramnpilan para siswa setiap tahun terbuka event untuk berpentas, yakni acara perpisahan dan peringatan Hari Pendidikan Nasional, pungkasnya. (Ruslan Nolowijoyo).

OL : 29-12-2013.

IKLAN

 

Arsip Berita