Home » » Rendah, Kualitas Proyek Fisik di Pemalang

Rendah, Kualitas Proyek Fisik di Pemalang

Written By Media Rakyat on Tuesday, 8 October 2013 | 23:11:00

Gambar rancang bangun proyek ( illustrasi).
Pemalang (Media Rakyat), Kualitas fisik proyek pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Pemalang dinilai rendah. Kondisi tersebut terjadi di sebagian besar bangunan yang dikerjakan dan dibiayai pemerintah. Sehingga keberadaannya menimbulkan keprihatinan masyarakat. Proyek-proyek tersebut pengerjaannya dilaksanakan oleh rekanan, meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, kepariwisataan hingga sarana umum seperti halnya revitalisasi dan pengaspalan jalan. 
        Rendahnya kualitas fisik proyek pembangunan, menurut seorang konsultan Ir Suseno Priatmaji (56), terjadi karena banyak faktor penyebab baik bersifat teknis maupun politis. Dari sisi teknis menyangkut pelaksanaan proyek fisik mulai dari perencanaan hingga proyek rampung membutuhkan penanganan yang melibatkan pihak berkompeten. “Mereka yang dilibatkan kebanyakan belum matang, belum memiliki kompetensi yang punya track record,” tutur Suseno di kediamannya Jl Mandala Mulyoharjo Pemalang, Senin (07/10).
        Menurut dia, proyek fisik tetap akan berkualitas apabila para pihak yang terlibat betul-betul memiliki kompetensi. Perencanaan harus matang dan pelaksanaannya semua pihak terkait dilibatkan secara optimal. Untuk mewujudkannya semua pihak yang terlibat harus memiliki kompetensi relevan, katanya. Kata kunci dari semua itu, tambah Suseno, berada di tataran birokrasinya. Yakni yang menangani perencanaan dan yang melaksanakan pembangunannya. “kalau dulu semua yang terlibat benar-benar memiliki kompetensi, mereka dilatih, mengikuti pelatihan dan perencanaan proyek sangat njelimet,” jelasnya. 
        Kalau sekarang, imbuh Suseno, pejabat setingkat Kabid, enggan melakukan peninjauan secara detil kondisi fisik proyek. Sehingga jika terjadi ketidakberesan tidak diketahui. Intinya, kalau setingkat Kabid dan anak buahnya benar-benar memiliki kompetensi niscaya proyek fisik tidak akan rendah kwalitasnya." Nah, untuk itu perlu adanya pembenahan di jajaran birokrasinya. Dengan cara menempatkan pejabat yang memiliki kompetensi, jangan asal menempatkan saja,"  pungkasnya. (Ruslan Nolowijoyo).

OL:  8 Oktober 2013.

IKLAN

 

Arsip Berita