Home » » POLRES PEMALANG GELAR OPERASI TERPADU SIDANG DITEMPAT

POLRES PEMALANG GELAR OPERASI TERPADU SIDANG DITEMPAT

Written By Media Rakyat on Tuesday, 8 October 2013 | 23:25:00

Suasana sidang ditempat saat gelar Operasi Terpadu.
PEMALANG (Media Rakyat). Operasi kendaraan secara terpadu antara Satlantas, Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Pemalang digelar di pertigaan Gandulan, Beji dengan acara sidang di tempat. Dalam operasi tersebut hanya kendaraan dari arah timur saja yang dihentikan untuk diperiksa. Operasi dimulai pukul 09.00 sampai pukul 10.00 dan berhasil menangkap sejumlah pelanggar lalu lintas yang terdiri sepeda motor dan kendaraan barang. 
        Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratno SIK melalui KBO Satlantas Iptu Rendy Wicaksono SE mengatakan, kegiatan tersebut merupakan operasi rutin kendaraan bermotor yang dimaksudkan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan dan disiplin di jalan raya. ''Kami harapkan dengan dilaksanakan operasi secara terpadu pengendara yang terjaring karena melanggar akan menjadi jera dan ke depan mau mematuhi aturan berkendaraan,'' katanya.
        Dalam kegiatan operasi patuh tersebut sebanyak 41 kendaraan terdiri sepeda motor dan angkutan barang terjaring operasi. Pada umumnya mereka tidak bisa menunjukkan SIM, STNK dan surat uji kelaikan jalan bagi angkutan barang. Operasi berlangsung dengan sejumlah petugas berdiri di jalan raya untuk menghentikan kendaraan yang dilewati. Setelah terbukti tidak memiliki surat-surat atau melanggar aturan lainnya, mereka dibawa ke meja untuk disidang di tempat oleh petugas Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri untuk dikenakan denda sesuai tingkat pelanggarannya. 
       Sidang ditempat secara langsung juga menguntungkan para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, salah satunya untuk anak sekolah yang belum cukup umur dan tidak punya SIM, ketika sidang selesai bisa langsung membawa kendaraan kembali, seperti yang dialami  Genta Linggani pelajar SMK 2 Satya Praja Petarukan usia 16 th dan belum punya SIM setelah sidang diempat dan urusan selesai setelah dikenakan denda sebesar 40 ribu  Rupiah. (heri).

OL : 8 Oktober 2013.

IKLAN

 

Arsip Berita