Home » » BANDAR GANJA BERHASIL DIBEKUK POLRES PEMALANG

BANDAR GANJA BERHASIL DIBEKUK POLRES PEMALANG

Written By Media Rakyat on Sunday, 13 October 2013 | 19:29:00

Tersangka saat di Polres Pemalang beserta barang buktinya
PEMALANG  (Media Rakyat),  Seorang bandar ganja yang memasok barang haram ke sejumlah kota di Jawa Tengah berhasil dibekuk oleh Satuan Narkoba Polres Pemalang, tersangka bernama Didik Budiyanto (35) warga Desa Kebojongan Kecamatan Comal berhasil dibekuk setelah petugas menangkap anak buahnya yang bernama Ciswanto (31) warga Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami semalam. 
         Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo SIK melalui Kasubag Humas AKP Harsono SH didampingi Kasat Narkoba AKP Faisal Liza SH, Jumat (11/10/2013) dalam keterangannya mengungkapkan, jika tersangka Ciswanto yang sudah disanggong berhasil dibekuk di jalan didekat rumahnya pada pukul 20.00,dari tangannya berhasil disita lintingan ganja siap hisap. "Ketika petugas menggeledah rumahnya kembali berhasil ditemukan ganja dalam bungkusan seberat 40,90 gram serta uang Rp 1.840.000,". “ Barang bukti dari cismanto keseluruhan sekitar 63,84 gram. Dan Didik alias Garuda 500 gram ,31 linting siap isap” jelasnya. 
       Dari penangkapan Ciswanto mengembang bahwa barang berasal dari Didik Budiyanto, sehingga petugas kembali memburu tersangka yang berhasil ditangkap pada pukul 22.00. Meski lari namun tersangka berhasil ditangkap dengan barang bukti 31 linting ganja, bahkan ketika rumahnya digeledah berhasil ditemukan 50 gram ganja, ratusan bungkus plastik,pipet. Sementara barang bukti ganja seberat 450 gram yang berusaha dibuang berhasil ditemukan di dekat sebuah selokan. 
        Dalam melakukan transaksi tersangka jarang bertemu langsung dengan pembeli, transaksi dilakukannya melalui mobile banking baru kemudian barang pesanan ditaruh disuatu tempat untuk diambil pembeli. Kepada petugas yang mengintrograsi Didik Budiyanto mengaku mendapat barang dari Jakarta, kemudian diedarkan ke sejumlah kota seperti Pemalang, Pekalongan, Batang bahkan hingga ke Semarang. 
        Jumlah pengambilan bervariasi namun jika pesanan ramai bisa sampai 10 Kg. "Ganja dibeli Rp 3,5 juta perkilogram dari Jakarta dan dijual kembali Rp 4,5 juta ke sejumlah pengecer. Sementara untuk sabu-sabu saya beli Rp 1,2-1,3 juta dan dijual kembali Rp 1,8 juta,"ungkapnya pada petugas. Berdasarkan catatan pihak Kepolisian tersangka Didik Budiyanto ternyata sebelumnya pada tahun 2009 pernah mendekam di rumah tahanan dalam kasus narkoba, ia saat itu diganjar hukuman 4,5 tahun oleh majelis hakim.(heri)

OL: 13 Oktober 2013.

IKLAN

Arsip Berita