Home » » PULUHAN RIBU PETASAN BERHASIL DISITA POLRES PEMALANG

PULUHAN RIBU PETASAN BERHASIL DISITA POLRES PEMALANG

Written By Media Rakyat on Thursday, 25 July 2013 | 09:51:00

Polres Pemalang memperlihatkan petasan hasil sitaan
PEMALANG (Media Rakyat). Meski baru saja terjadi kasus ledakan bahan petasan yang menimbulkan korban jiwa, namun sepertinya tak menyurutkan nyali penjual untuk mengeruk untung dari barang berbahaya ini. Terbukti saat Polres Pemalang menggelar operasi di Pasar pasa hari Senin (22/7) di Randudongkal dan Watukumpul berhasil diamankan ribuan petasan dari para pedagang. 
      Operasi tersebut dipimpin KBO Sabhara Polres Pemalang Iptu Amin Mezi, sejumlah anggota Polres Pemalang yang diturunkan langsung menyisir pasar Randudongkal namun para penjual kembang api mengelak menjual petasan, namun setelah diperiksa ditemukan sejumlah petasan yang disimpan secara tersembunyi. Begitu pula yang terjadi di Pasar Watukumpul, petugas yang sudah mengetahui taktik penjual juga tidak begitu saja percaya dengan dagangan berupa kembang api yang dipajang penjual, sebab khusus untuk mercon rata-rata pedagang tidak berani menjajakannya secara langsung. 
     Kapolres Pemalang AKBP Tjuk Winarko SH MH melalui Kasubag Humas AKP Harsono SH didampingi Kbo Sabhara Iptu Amin Mezi menjelaskan bahwa Tecatat ada 11.180 butir petasan dari Pasar Watukumpul dan 50.125 mercon dari Pasar Randudongkal yang berhasil diamanan. Berdasarkan pengakuan para pedagang mereka mendapatkan petasan dari sales yang berasal dari Purwokerto, mereka datang seminggu 2 kali dengan membawa berbagai jenis petasan. Sistem pembayarannya dengan uang muka terlebih dahulu, baru setelah beberapa waktu barang habis sales datang lagi untuk mengambil kekurangan uang sekaligus memberi barang lagi. “Petasan ini dijual oleh 4 pedagang, sehingga untuk penanganan lebih lanjut kasusnya ditangani reskrim,"tandasnnya. 
      Rencananya Razia petasan dan sebagainya akan terus dilakukan ke wilayah-wilayah lain, sebab ditengarai penjualan dari sales luar kota tidak hanya masuk ke Randudongkal dan Watukumpul saja. Selain itu warga masyarakat juga dihimbau untuk tidak membunyikan, menyimpan atau memperjualbelikan petasan karena melanggar hukum.(heri).

OL : 25 Juli 2013.

IKLAN

Arsip Berita