Home » » Rencana kenaikan BBM, Harga Bahan Bangunan Merambat Naik

Rencana kenaikan BBM, Harga Bahan Bangunan Merambat Naik

Written By Media Rakyat on Thursday, 2 May 2013 | 18:35:00

Pekerja bangunan sedang mengecat tembok
Pemalang (Media Rakyat) – Walaupun harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dinaikkan oleh pemerintah belum direalisasi, namun diam-diam harga sejumlah bahan bangunan mulai merambat naik. Kenaikan harga untuk beberapa jenis bahan bangunan yang tersedia di agen maupun toko pengecer bahkan mulai terasa sejak bulan Februari silam. 
      Dari sejumlah toko besi dan bahan bangunan diperoleh informasi besaran kenaikan dalam prtosentase berkisar antara tujuh hingga sepuluh bahkan dua belas persen. Untuk beberapa jenis cat tembok sebagai contoh, kenaikan harganya mencapai 10 persen dalam dua setengah bulan terakhir. Untuk cat tembok yang semula harganya hanya Rp 73.000,- per galon isi 5 Kg sekarang telah dipatok harga Rp 80.000,-. Ada beberapa merk cat tembok yang relatif digemari konsumen, selisih harga masing-masing berkisar sepuluh hingga lima belas ribu rupiah. 
       Sementara untuk bahan bangunan lainnya seperti pipa pralon kenaikan harganya bahkan mencapai 12,5 persen. Pantauan Media Rakyat di seputar Pasar Pagi Pemalang, mendapatkan nilai prosentase kenaikan harga yang signifikan. Seperti yang diungkapkan Deni Purwoko yang membuka toko di sebelah barat Komplek Pasar Pagi. Kenaikan harga bahan bangunan terutama cat tembok menurut dia, sudah mulai terasa sejak bulan Februari lalu. Kenaikannya tidak sekaligus, melainkan bertahap.
     Ungkapan senada disampaikan sejumlah pengelola toko pengecer besi dan cat di kawasan Beji, Petarukan, Bojongbata dan Paduraksa. Bahan bangunan yang masih cukup stabil adalah semen yang setiap zak berukuran 50 Kg harganya masih tetap Rp 62.000,-. Dengan mulai naiknya harga bahan bangunan sebelum kenaikan harga BBM direalisasikan pemerintah, masyarakat konsumen mulai merasa was-was dan khawatir barang-barang yang dibutuhkan harganya tidak terjangkau daya beli.
(Ruslan Nolowijoyo). 

*OL: 2 Mei 2013.

IKLAN

Arsip Berita