Home » » KEPSEK SMK MUHAMMADIYAH KRAMAT 'PENUHI PANGGILAN POLISI'

KEPSEK SMK MUHAMMADIYAH KRAMAT 'PENUHI PANGGILAN POLISI'

Written By Media Rakyat on Monday, 6 May 2013 | 19:12:00

Kapolsek Kramat AKP Ngakan K Putra SH
Slawi (Media Rakyat) Mapolsek Kramat telah memanggil oknum Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Kramat, Abdul Wahid SKom terkait kasus dugaan kekerasan dan penganiayaan terhadap siswanya Soni Widodo yang terjadi beberapa waktu lalu. 
      Pemanggilan oknum tersebut dilakukan pada Sabtu (04/05) pukul 13.00 WIB bertujuan untuk memintai keterangan terkait dengan laporan Soni Widodo (Korban) yang merupakan siswa SMK Muhamadiyah Kramat. Soni melaporkan  Kepala Sekolah (KEPSEK) nya sendiri lantaran soni merasa telah menjadi korban kekerasan Abdul wahid hinga mengalami luka robek pada bagian bibir karena dilempar pakai Hand Phone (HP) tanpa alasan yang jelas. 
      Kapolsek Kramat AKP Ngakan K Putra SH melalui Kanit Reskrim Polsek Kramat, Aiptu Priyono menuturkan pemanggilan KEPSEK SMK Muhammadiyah Sabtu kemarin, merupakan panggilan yang pertama, dan memintai keterangan pihak Terlapor pada hari Sabtu (4/5) pukul 11.00 WIB pagi, namun yang bersangkutan katanya sedang ada rapat di sekolahnya dan pada pukul 13.00 WIB siang tersebut, yang bersangkutan baru bisa hadir ke polsek untuk memberikan keterangan seputar kasus tersebut. 
       Aiptu priyono juga menambahkan, oknum KEPSEK tersebut saat dimintai keterangan terkait kasus itu, mengelak dengan apa yang telah dituduhkan oleh korban dan menjelaskan bahwa dirinya (terlapor)  itu tidak sengaja melukai siswanya tersebut, saat itu dirinya sedang menasehati siswanya (Soni Widodo) yang dikiranya terlambat datang ke sekolah, namun tidak disengaja HP miliknya terlepas hingga mengenai tepat pada mulut korban, hingga mengeluarkan darah. Namun  polisi akan terus mendalami kasus dugaan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oknum KEPSEK tersebut dan sementara baru diperoleh  keterangan dari terlapor baru sebatas itu, dan lain waktu terlapor akan  dipanggil kembali untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Hasil pemeriksaan dan keterangan sementara dari pelaku, bakal kami koordinasikan dengan atasan. Kami tetap melakukan penyidikan lebih lanjut, dan pelaku sewaktu-waktu dapat kita panggil lagi, guna dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.(Farid/MR/99)

IKLAN

Arsip Berita