Home » » Bikin Kesal Warga, Pasangan Selingkuh Digelandang ke Balaidesa

Bikin Kesal Warga, Pasangan Selingkuh Digelandang ke Balaidesa

Written By Media Rakyat on Thursday, 2 May 2013 | 06:42:00

Foto pasangan selingkuh (Ilustrasi)
Pemalang (Media Rakyat) - Sungguh malang nasib Kayoto (54), warga RT 05 RW 02 Desa Pegongsoran Kecamatan/Kabupaten Pemalang. Saat bermesraan di rumah perempuan selingkuhannya, Sumiati (45) di lingkungan RW 01 desa setempat, sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa 30 April lalu digerebek warga dan digelandang ke balai desa.
       Lelaki gaek beranak istri yang bekerja sebagai sopir itu nekat menjalin perselingkuhan kendati tahu persis sang kekasih gelap juga bersuami meskipun sang suami bekerja sebagai sopir diluar kota. Rupanya cinta terlanjur membuat dirinya gelap mata. Meski sudah sering dinasehati warga, percintaan Kayoto dan Sumiati terus berlanjut. Biarpun anjing menggonggong kafilah jalan terus, begitu rupanya kenekatan pasangan dimabuk asmara itu. Akibatnya tak hanya kaget bukan kepalang, keduanya merasa kemesraan yang telah terjalin selama beberapa tahun justru nyaris membawa bencana.
       Untungnya malam itu warga yang menggelandang keduanya ke Balaidesa juga menghubungi petugas Babinmas/Babinsa dari Polsek dan Koramil Pemalang. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tak hanya itu, Taryumi, isteri Kayoto juga dihadirkan untuk menyaksikan proses ‘pembelajaran’ bagi suami dan pasangan selingkuhnya.
       Singkat cerita keduanya menandatangani surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi perbuatan tercela. Kemudian meminta maaf kepada warga atas perbuatan yang telah dilakukan. Apabila ternyata melanggar kedua pasangan selingkuh ini bersedia dikucilkan warga dan bersedia diarak keliling desa. Kesanggupan tersebut disampaikan secara terbuka didepan kepala desa beserta sejumlah perangkat desa, petugas Babinsa dan puluhan warga. Dan yang membuat tercengang, tanpa tedeng aling-aling pasangan tersebut mengaku telah melakukan hubungan layaknya suami istri yang sah dan terikat perkawinan sebanyak sepuluh kali. 
       Kades Pegongsoran Yayah Dahlia, mengatakan bahwa warga yang kesal lalu menggrebek dan membawa pasangan selingkuh itu ke balaidesa mudah-mudahan memberikan efek jera sehingga keduanya tidak mengulangi perbuatan yang tidak pantas tersebut. 
         Hal senada disampaikan tokoh warga setempat, Susmoro, bahwa pasangan selingkuh tersebut sudah berulang kali dinasehati tapi tidak menggubris sehingga warga merasa kesal kemudian mengintai rumah Sumiati. Ketika tahu Kayoto bertamu dan tidak berpamitan pulang hingga larut malam warga pun menggrebeknya.(Ruslan Nolowijoyo). 

*OL: 2 Mei 2013.

IKLAN

Arsip Berita