Home » » BUPATI PEMALANG PANEN RAYA PADI ORGANIK

BUPATI PEMALANG PANEN RAYA PADI ORGANIK

Written By Media Rakyat on Sunday, 14 April 2013 | 20:19:00

Bupati Pemalang mencoba mesin panen otomatis
PEMALANG (Media Rakyat ).Untuk meningkatkan produksi tanaman padi di Kabupaten Pemalang, Gapoktan Mekarsari yang terdiri dari 7 kelompok dengan bimbingan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang melakukan rekayasa pengolahan menggunakan pupuk organik produksi lokal, hasilnya tingkat produksi padi naik dari sebelumnya 5,8 Ton/Ha menjadi 6,9 Ton/Ha. Panen perdana padi organik dilakukan Rabu (3/4)minggu lalu di lahan sawah Desa Penggarit Kecamatan Taman Pemalang.
       Bupati Pemalang H Junaedi SH MM dalam kesempatan itu menyambut baik penggunaan pupuk organik, sebab selain berhasil meningkatkan produksi padi, ternyata masih banyak keunggulan lain yang bisa dipetik petani. Antara lain tingkat keasaman tanah yang semakin baik, sehingga kesuburan tanah semakin tinggi, selain itu juga lebih tahan serangan hama. "Memang pada panen perdana pupuk organik hasilnya belum maksimal, akan tetapi pada panen kedua dan seterusnya akan terus bertambah. Bahkan menurut teori pada tahun keempat, kesuburan tanah akan kembali lagi seperti awal,"tandasnya.
        Ditambahkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan, Ir Supriantopo melalui Sekretaris Dinas Ir Ruhadi, untuk wilayah Desa Penggarit pada tahap awal lahan percontohan sebanyak 7000m2, akan tetapi ke depan akan diperluas ke seluruh lahan sawah yang mencapai 110 Ha. Apalagi pupuk organik cair dan granule yang dipakai merupakan produksi lokal Kabupaten Pemalang, yang juga sudah dipasarkan ke daerah lain. "Hasil panen padi dengan menggunakan pupuk organik berhasil meningkat produktifitas, dari semula perhektar hanya 5,8 Ton menjadi 6,9 Ton,"tandasnya. 
       Panen perdana dilakukan menggunakan mesin panen modern seharga Rp 250 juta, dimana mesin ini baru ada 3 unit di Pemalang. Kelebihan panen secara modern ini hanya membutuhkan 3 tenaga operator, dengan waktu yang lebih cepat dibandingkan panen secara manual menggunakan tenaga manusia. Dalam kesempatan panen perdana itu, diserahkan pula bantuan pembangunan jalan untuk Desa Penggarit Rp 100 juta, 25 paket alat pengolahan pupuk cair. Hadir sejumlah kepala dinas/instansi terkait dalam kegiatan tersebut.(heri)

IKLAN

Arsip Berita